Dua Korban Diduga Keracunan Massal di Desa Banjarejo Magetan Belum Sembuh

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Korban diduga keracunan massal masih menjalani perawatan di Puskesmas Panekan. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Magetan – Dari puluhan korban diduga keracunan massal asal Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan yang masih menjalani perawatan di puskesmas setempat sampai sekarang masih tersisa dua orang. Namun, secara umum kondisinya saat ini terus membaik.

BACA JUGA :  Sebelum Dipecat, Mahmud Tetap Boleh Ikuti Agenda Kedewanan

“Hingga Rabu sore tersisa 2 warga Desa Banjarejo yang menjalani perawatan,” ujar Kepala Puskemsa Panekan, Rochmat Santosa, Rabu (9/6/2021).

Kondisi mereka berdua saat ini sudah mulai sehat. Jika kondisinya terus membaik, maka keduanya pun segera dijadwalkan pulang. Jika sebaliknya, tentu pasien tidak akan dijadwalkan untuk pulang hingga benar-benar dinyatakan sembuh.

Berdasarkan diagnose di Puskesmas, kedua pasien tersebut menderita diare akut. Adapun untuk biaya pengobatan di puskesmas setempat telah dibebaskan alias gratis.

“Diagnosa diare akut. Perawatan kita berikan obat untuk keluhan pusing, muntah dan diare,” imbuh Rochmat.

Salah satu warga, Sugeng Widodo mengaku merasa mual, pusing dan diare pada satu hari setelah kegiatan hajatan. Meski tidak menagalami mual dan pusing, namun perutnya masih terasa tidak nyaman.

“Saya hanya beli obat di warung saja. Sudah tidak lemas tapi masih tidak nyaman di perut,” ujarnya ditemui di Puskesmas Panekan , Rabu (9/6/2021).

Selain dirinya, Sugeng mengaku orang tuanya juga megalami gejala yang sama. Namun rasa mual, pusing dan diare dialami oleh orang tuanya sejak hari Sabtu (5/6/2021). Bahkan orang tuanya terpaksa menjalani perawatan di Puskesmas Panekan karena mengalami dehidrasi.

“Ini sudah tidak lemas lagi. Sejak Sabtu dirawat karena diare dan lemas,” pungkasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, puluhan warga Desa Banjarejo mengalami mual, pusing, muntah bahkan diare setelah menghadiri acara hajatan syukuran di salah satu rumah warga. Karena diduga mengalami keracunan massal, sehingga mereka pun dilarikan ke Puskesmas Panekan. (nul)