Dua ABG ini Ditendang Geng Motor Hingga Nyebur ke Sungai dan Begini Nasibnya

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Ilustrasi pemotor ditendang di tengah jalan.

KLIKJATIM.Com | Probolinggo – Perjalanan Rahmad (16) dan Abdul Wafi (18) boncengan naik sepeda motor untuk mengirim mangga berakhir tragis. Dalam perjalanan di kawasan Paiton, keduanya terjungkal dan tercebur di sungai akibat ditendang pemotor tak dikenal. Dalam kejadian ini, nyawa Rahmad tidak tertolong karena tubuhnya tertindih motor dan tenggelam di sungai.

BACA JUGA :  Dwi Riyanto Calonkan Bupati, Kursi Ketua DPRD Ngawi Kosong

Kejadian itu terjadi Kamis (15/10/2020) malam saat keduanya usai mengirim mangga ke rumah rekannya di Desa Taman, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 23.00. Sebenarnya Saat itu, kedua korban dalam perjalanan pulang ke Desa Nogosaren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Dalam perjalanan pulang itu, dua rekan Wafi melaju di depan, berboncengan. Sementara Wafi dan Rahmad berkendara di belakang, juga berboncengan. Saat melintas di Desa Taman, tiga sepeda motor tiba-tiba melaju di belakang mereka. Dua motor masing-masing dikendarai dua pemuda berboncengan. Sementara satu motor, dikendarai sendirian. Total ada lima pemuda yang naik tiga motor itu.

Tiga motor itu lantas memainkan gas motor dengan keras. “Kami di-bleyer-bleyer. Tapi saya merasa tidak salah, ya saya terus jalan saja,” katanya.

Rupanya, mereka tidak puas dengan hanya membleyer. Ketiga motor itu lantas memepet motor Wafi dan Rahmad. Setelah dekat, salah satu dari mereka menendang motor keduanya. Akibat tendangan itu sepeda motor mereka roboh dan masuk sungai. Rahmad jatuh ke sungai bersama motor yang dikendarai. Sementara Wafi terpental ke pinggir jalan tak sadarkan diri.

“Saya tidak tahu apa-apa. Saya tidak sadarkan diri. Tahunya saya sudah berada di rumah Puskesmas Paiton,” ungkapnya.

Pj Kepala Desa Nogosaren Latif mengatakan, akibat kejadian itu Rahmad tidak tertolong. Tubuhnya jatuh ke sungai dan tertindih motor. “Rahmad meninggal. Dia kehabisan napas di dalam air tertindih motornya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Paiton AKP Noer Choiri menjelaskan, kejadian itu dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas. Pihaknya juga telah melaporkan kejadian itu kepada Unit Laka Polres Probolinggo. Petugas Polsek Paiton juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Di TKP ditemukan motor Honda CB 150 bernopol N 5803 N. Motor itu ditemukan di dasar sungai beserta satu orang korban, yakni Rahmad.

“Kami bersama Unit Laka kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Waluyo Jati. Sedangkan korban selamat dirawat di Puskesmas Paiton,” jelasnya. (hen)