DPRD Bojonegoro Usulkan Tiga Raperda, Termasuk Perhatian Khusus Kepada Disabilitas

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Rapat Paripurna penentuan pembahasan Raperda di Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro usulkan tiga Raperda untuk Pemkab Bojonegoro. Hal itu disampaikan ketika rapat paripurna di Ruang Paripurna DPRD Bojonegoro, Senin (06/07/2020).

Dalam paripurna tersebut ada 2 penyampainan yaitu dari DPRD yang mengusulkan 3 Raperda dan dari Pemkab Bojonegoro yang menyampaikan dua Raperda tentang Perubahan Perda Kabupaten Bojonegoro Nomor 13 Tahun 2015.

BACA JUGA :  Cari Koalisi di Pilkada, Ketua Golkar Gresik Siap Mundur dari DPRD

Dalam penjelasannya, Sally Atyasasmi selaku ketua komisi B DPRD Bojonegoro mengatakan, untuk rancangan peraturan daerah (Raperda) yang di usulan para DPRD Bojonegoro ada tiga.

“Penyelenggaraan hak hak penyandang disabilitas, Penyelenggaraan Ketenagakerjaan serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa),” ungkap politisi perempuan Gerindra 

Sedangkan secara terpisah Ketua DPRD Bojonegoro Imam Sholikin menambahkan, disabilitas juga perlu diperhatikan dalam segala hal, semisal ada sarana prasarana umum, dan juga diikutsertakan dalam penyerapan tenaga kerja (tentu ada kriteria penilaian tersendiri).

BACA JUGA :  Kapolres Gresik Ketuk Pintu Bagikan Sembako ke Warga

“Saya akan berusaha untuk ketiga Raperda yang tadi diusulkan” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyampaikan dua Raperda usulan Pemkab Bojonegoro melalui video conference yaitu, tentang Perubahan Perda Kabupaten Bojonegoro Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kepala Desa dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019.

Anna Muawanah mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak, sehingga pelaksanaan APBD Tahun 2019 berjalan dengan baik.

Dalam rapat paripurna ini dari 50 anggota dewan hadir 32 anggota dewan serta jajaran dari Pemkab Bojonegoro. (bro)