DPD Golkar Surabaya Berharap Vaksinasi Segara Menyasar Ketua RT dan RW

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Arif Fathoni SH saat reses bersama konstituen di Kecamatan Mulyrejo.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Dalam upaya menekan penyabaran virus Covid-19, DPD Golkar Suarabaya berharap vaksinasi yang digelar pemerintah kota terus dilakukan secara gencar dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dinilai penting lantaran interaksi masyarakat di lingkunganya cukup tinggi.

BACA JUGA :  Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Bojonegoro Stabil

Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni SH menilai interaksi antar anggota masyarakat di lingkungan mereka tinggal cukup tinggi, meskipun tidak diperkenankan bepergian keluar kota. Hal ini, harus menjadi perhatian serius pemerintah dalam upaya melakukan vaksinasi.

Toni, sapaan akrabnya, juga menyoroti perihal peranan para Ketua RT dan Ketua RW di Surabaya yang memiliki mobilitas tinggi dalam berhubungan dengan masyarakat.

”Ini penting, sebab interaksi mereka cukup tinggi dalam berhubungan dengan tugas dan tanggungjawab mereka sebagai struktur pemerintahan paling bawah yang menyentuh langsung masyarakat,” kata Anggota Komisi A DPRD Surabaya saat melakukan Jaring Aspirasi Masyarakat atau Reses Anggota DPRD Surabaya di Kecamatan Mulyorejo, Selasa (4/5/2021).

Dia berharap, Pemkot Surabaya segera merampungkan program vaksinasi untuk seluruh Ketua RT dan RW se Kota Surabaya agar tugas yang mereka lakukan benar-benar maksimal.

”Banyak masukan dari masyarakat terutama para ketua RT dan RW agar mereka segara mendapat vaksinasi. Alasanya, cukup masuk akal, dimana mereka setiap hari bertemu dan berinteraksi dengan warga, sehingga apabila sudah divaksin, kerja-kerja yang mereka lakukan dalam menjalankan program pemerintah bisa terlaksana dengan baik, tanpa khawatir terpapar,” jelasnya.

Dia menambahkan, selanjutnya apabila para ketua RT dan RW serta warga Surabaya sudah mendapat vaksin, diharapkan tetap melaksanakan protokol kesehatan (Prokes). Sebab, kata dia, vaksin seperti dikatakan para ahli kesehatan, bukan jaminan tidak lagi terpapar Covid-19.

”Tetap pekai masker meski sudah divaksin, laksanakan prokes, dan mereka yang belum mendapat vaksin saya berharap Pemkot memasukkan mereka dalam daftar prioritas,” pungkasnya. (bro)