Ditegur Mendagri, Bacalon Bupati Mojokerto Petahana Akui Belum Terima Surat

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Mojokerto–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan teguran terhadap bakal calon petahana Pilkada Kabupaten Mojokerto, Pungkasiadi, terkait dugaan pelanggaran konvoi saat mendaftarkan diri ke KPU, Minggu (06/09/2020) lalu. Meski demikian Pungkasiadi mengaku belum mendapatkan surat teguran tersebut secara langsung.

BACA JUGA :  Kecelakaan Maut Kijang Tua di Tuban, Enam Penumpang Tewas di Lokasi

“Tidak ada suratnya, saya belum terima, Ndak ada. Saya sendiri tak tahu. Jadi, suratnya ndak ada. Tolong dicek aja ke TU sana, saya terbuka kalau ada surat-surat begitu. Tapi saya belum menerima, belum melihat,” kata Pungkasiadi kepada wartawan saat bagikan masker di Jalan Gajahmada, Mojosari, Kamis (10/9/2020) kemarin.

Dari pernyataan tersebut, Pungkasiadi juga memastikan tidak mengetahui secara langsung isi surat teguran tersebut, yang kabarnya telah diberikan kepadanya selaku Bupati Mojokerto aktif. Jika memang ada dugaan pelanggaran tersebut, Pungkasiadi janji akan melakukan evaluasi dengan tim kampanyenya serta partai pengusung.

“Yang jelas posisinya saya sudah berusaha. Itupun tema kemarin (pendaftaran) saya ambil hari Minggu biar lebih santai. Saya ajak olahraga (gowes), saya juga sesuai protokol kesehatan. Saya juga memberikan edukasi kepada masyarkat. Kemarin itu memang namanya pendukung semuanya minta ikut,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, bakal Calon Bupati Mojokerto petahana, Pungkasiadi sudah mendapat teguran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Teguran diberikan lantaran calon petahana itu menggelar konvoi saat pendaftaran di KPU Mojokerto, Minggu (6/9/2020).

Dari total 51 kepala daerah di Indonesia yang ditegur karena mengerahkan massa terkait pilkada serentak tahun 2020, termasuk salahsatunya Pungkasiadi-Titik Masudah (Putih). Pasangan ini berangkat dari kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto di Jalan Raya Mojokerto-Mojosari, tepatnya di Desa Kenanten, Kecamatan Puri. Diikuti dengan rombongan gowes, saat itu pasangan ini menuju kantor KPUD Kabupaten Mojokerto di Jalan RAAK Adinegoro, Kecamatan Sooko. Pengurus partai pengusung dari PKB dan PDIP.

Teguran Tito Karnavian tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (7/9/2020). “Mendagri sudah tegur keras sebanyak 50 bupati/wakil bupati dan wali kota dan wakil wali kota. Kemudian juga satu gubernur karena tak patuh protokol kesehatan,” kata dia.

Dikutip dari data yang dihimpun oleh Kemendagri, dari 51 kepala daerah yang ditegur tersebut terdiri dari 49 orang karena melanggar protokol kesehatan, 2 orang masing-masing karena kode etik dan pelanggaran penyaluran bansos. (mkr)