Dirut PT Puspa Agro Ditahan Kejari Terkait Jual Beli Ikan dan Ekspor Fiktif

Reporter : Satria Nugraha - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Direktur Utama PT Puspa Agro Abdullah Muchibuddin dan Bagian Trading Heri Jamhari ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Keduanya terbukti melakukan jual beli ikan dan eksper fiktif.

BACA JUGA :  Protes Warga Sekitar Proyek J-TB Bojonegoro Sia-sia, Lockdown Jadi Urusan Pusat

Akibat perbuatan kedua tersangka itu, berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) negara dirugikan sekitar Rp 8 miliar.  

“Jual beli nya fiktif, tapi pembayarannya jalan terus,” kata Kasie Intelijen Kejari Sidoarjo, Idham Kholid, Jumat (16/10/2020) sore.

Idham menambahkan, proses jual beli ikan tersebut dilakukan sebanyak lebih dari tujuh kali yang dimulai sejak bulan Juni hingga November tahun 2015. Dua tersangka mengaku pembelian ikan tersebut untuk diekspor.

“Setelah kami tindak lanjuti ke pihak bea cukai, ternyata tidak ada kegiatan ekspor tersebut. Bahkan, transaksi di tempat pelelangan ikan yang mereka akui di Prigi Trenggalek, dan Paciran Lamongan, ternyata juga fiktif,” tegasnya.

Kedua tersangka melanggar pasal 2 dan pasal 3 junto 55 KUHP tentang  tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan minimal 20 tahun. 

Usai diperiksa di kantor Kejari Sidoarjo selama enam jam, kedua tersangka menuju mobil dengan rompi tahanan berwarna merah. Selanjutnya mereka ditahan di Kejati Jawa Timur.

”Saat ini, kami masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut,” imbuh Idham. (mkr)