Direktur Pabrik Kopi Bondowoso Ditahan Kejaksaan Karena Korupsi Duit Rp 400 juta

Reporter : Apriliana Devitasari - klikjatim.com

Petugas Kejari Bondowoso saat mengawal direktur produksi pabrik kopi PT Bondowoso Gemilang Rudi Hartono menuju mobil tahanan

KLIKJATIM.Com | Bondowoso – Direktur Produksi PT PT Bondowoso Gemilang (Bogem), Rudi Hartono ditetapkan sebagai tersangka sekaligus ditahan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Bondowoso, Kamis (3/12/2020). Tersangka ditahan karena diduga menyelewengkan dana pabrik kopi milik Pemkab Bondowoso ini.

BACA JUGA :  Pertamina EP Cepu Sosialisasikan Uji Coba Sumur JTB Untuk Pastikan Warga Tidak Terdampak

Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Asis Widarto menjelaskan, pihaknya melakukan penahanan setelah menemukan dua alat bukti. Alat bukti ini mengarahkan perbuatan Rudi menyelewengkan keuangan PT Bogem sebagai BUMD Pemkab Bondowoso untuk komoditas kopi dengan potensi kerugian sekitar Rp 400 juta.

“Peran tersangka ini menggunakan uang PT seharusnya ada perintah dari Pemda supaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tetapi, pada faktanya tidak dilakukan,” ujar Asis Widarto.

Dikatakan, berdasarkan hasil penyelidikan hingga penyidikan didapati temuan mengenai PT Bogem yang menyalahi aturan berlaku untuk keuangan negara. “Cara pengelolaan keuangannya tidak benar,” tegasnya.
Tersangka Rudi masih sebagai tanda awal dari jaksa menjaring para pihak yang terlibat dalam penyimpangan anggaran di perusahaan pelat merah Kota Tape.

“Sementara ini baru satu tersangka. Tetapi dalam perkembangannya memang ada yang bisa diungkap lagi. Tentu akan kami ungkap, kalau ditemukan indikasi lagi ditindaklanjuti,” sahut Asis.

Tersangka Rudi dijerat dengan hukum berlapis yakni Pasal 2 dan 3 dalam Undang-Undang tentang Tindak Pidana Korupsi. Sejak saat ini hingga 20 hari kedepan, yang bersangkutan mendekam di Lapas Kelas II B Bondowoso sebagai tahanan kejaksaan.

Asis menargetkan, dalam rentang waktu itu pihaknya sudah harus mengajukan penuntutan tersangka menjadi terdakwa ke Pengadilan Tipikor. “Kami lakukan cepat pemberkasannya agar bisa segera dilimpah ke pengadilan,” jelasnya.

Sebagai catatan, dalam kasus ini sekitar 20 orang saksi telah diperiksa tim penyidik. Para saksi berasal dari internal PT. Bogem, serta para PNS pejabat Pemkab Bondowoso. Jaksa menyita ratusan dokumen dan berkas terkait laporan keuangan. (hen)