Dinasihati, Preman di Lumajang Ini Balas dengan Bacokan

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Lumajang—Dinasihati agar tidak menjadi pemalak atau pemeras, pria inisial E (31), warga Desa/Kecamatan Pasirian Lumajang malah membacok orang yang menasihatinya, yakni MLK (39), warga Desa Madurejo Pasirian, hingga luka-luka.

BACA JUGA :  Corona Masuk Indonesia, RSUD dr Soegiri Lamongan Siapkan Ruang Isolasi

Namun akibatnya, E ditangkap polisi dan kini haru7s mendewkam dalam tahanan POlres Lumajang, menunggu proses hukum lebih lanjut.

Paursubbag Humas Resort Lumajang Ipda Andreas Shinta, mengatakann setelah melukai korbannya, tersangka bersembunyi di rumah orang tuanya, Desa Penanggal Kecamatan Candipuro Lumajang. Namun Satreskrim akhirnya berhasil menangkap tersangka.

“Tersangka sempat melarikan diri dari rumah yang ditempati sebagai TKP penganiayaan,” kata Shinta, Senin (7/6/2021).

Penganiayaan itu sendiri, menurut Ipda Shinta, berawal ketika korban mendatangi rumah pelaku untuk memberikan nasihat, agar pelaku tidak melanjutkan kebiasaanya melakukan pemalakan.

Namun pelaku malah tidak terima dinasehati, bahkan kemudian menyabetkan celurit ke arah korban beberapa kali. Akibatnya korban menderita luka bacok pada bagian leher sebelah kiri dan jari tangan kanan.

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian menolong korban di teras rumah tersangka. Tersangka sendiri, setelah membacok korban, bersama istri dan dua anaknya meninggalkan rumahnya.

Menurut Ipda Shinta, ulah tersangka memang meresahkan masyarakat, karena setiap bulan tersangka mendatangi toko bangunan di Kecamatan Pronojiwo dan meminta paksa uang Rp 50 ribu.

Selain itu, juga memeras di Desa Bades, Pasirian sebesar Rp 400 ribu. Tersangka mengaku yang bertanggung jawab atas keamanan wilayah itu. Pemerasan dilakukan tersangka setiap bulan.

“Pelaku mendatangi korban yang selama ini diperas setiap bulan dan tanggal 04 harus menyetor kepada korban yang mengaku bertanggung jawab keamanan di Kecamatan Pasirian dan Pronojiwo”, pungkas Shinta. (*)