Dihajar Hujan Lebat dan Angin Kencang, Reklame 6 Meter Roboh di Tulungagung

Reporter : Iman - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Hujan disertai angin kencang terjadi di wilayah Tulungagung pada Selasa (02/03/2021) sore selama setengah jam mengakibatkan sebuah papan reklame berukuran besar di Jalan Ki Mangunsarkoro Desa Beji kecamatan Boyolangu roboh.

BACA JUGA :  Tabrakan Dua Motor dan Pikap, Dua Pemotor Tewas di Lokasi Kejadian

Papan reklame yang memajang aneka dagangan salah satu toko tersebut roboh menutup separuh jalan raya dan memutuskan kabel listrik yang ada di lokasi kejadian. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, saat robohnya papan reklame tersebut, arus lalu lintas sedang sepi.

Salah satu saksi mata dalam kejadian ini, Diana mengaku tiba tiba mendengar suara benda jatuh, saat dilihat rupanya papan reklame tersebut yang sudah jatuh di jalan raya. “Suaranya keras sekali, tau tau papan reklame yang jatuh nutup jalan sebagian,” ujarnya.

Akibatnya arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan, terutama yang mengarah ke sekitar kota. Tak berselang lama, sejumlah anggota Polisi, TNI hingga Satpol PP dan Pemadam Kebakaran serta anggota BPBD datang ke lokasi untuk mengurai kemacetan dan menyingkirkan papan reklame tersebut.

Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra mengatakan, untuk menyingkirkan papan reklame tersebut dari jalan raya dan membuat arus lalu lintas kembali lancar, pihaknya memanfaatkan peralatan yang ada.“Kami tidak bawa alat potong besi. Terlalu lama jika menunggu alat,” terangnya.

Dengan menggunakan mobil double gardan milik BPBD, pihaknya bersama tim mengevakuasi dan menyingkirkan papan reklame tersebut. “Yang kita utamakan agar lalu lintas bisa lancar dulu, yang penting papan reklame sudah disingkirkan dulu saja, selanjutnya akan kita upayakan nanti,” jelasnya.

Usai melakukan evakuasi, selanjutnya besok pihaknya meminta pemilik papan reklame untuk datang ke kantor dan menjelaskan soal ijin papan reklame tersebut dan kelayakannya. “Pemiliknya akan kita minta datang esok hari ke kantor,” pungkasnya. (ris)