Diguyur Hujan Deras, Sepuluh Desa Terendam dan Satu Jembatan Putus di Bojonegoro

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Seorang pemuda mencoba berjalan di jalan yang telah digenangi air setinggi lutut. Afif/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro –  Hujan deras yang mengguyur merata di Kabupaten Bojonegoro sejak Minggu (29/11/2020) sore merendam sejumlah wilayah. Setidaknya ada 10 desa ddi 4 kecamatan kebanjiran dan sebuah jembatan darurat putus. “Info sementara yang masuk ada di 4 Kecamatan 10 Desa,” kata Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Zaenul Maarif,  Minggu (29/11/2020) .

BACA JUGA :  Tanggul Sungai Ingas di Kanor Bojonegoro Jebol, Warga Bantaran Bengawan Solo Diminta Waspada
 

Air hujan kembali ke darat lantaran sungai meluap. Jalan-jalan tergenang  bahkan air tersebut masuk dalam rumah pemukiman warga di desa. 10 desa yang kini mulai tergenang tersebut di  Kecamatan Dander ada  Desa Kunci, Sumberarum, Growok. Lalu Kecamatan Bubulan 1 Desa, yaitu Desa Sumberbendo. Kecamatan Malo 4 Desa, Petak, Tambakromo, Malo, Kacangan. Dan Kecamatan Kapas ada 2 Desa, yaitu Desa Bangilan dan Kalianyar.

Untuk yang di Kecamatan Malo ada Jembatan darurat di Desa Kacangan dan Tambakromo telah terputus.  Timm BPBD Bojonegoro sudah assesment ke semua kecamatan yang terkena banjir dan ini sifatnya hanya air meluap kejalan.  “Iya team BPBD sudah di lapangan mas,” ungkap Zaenul.

Hingga berita ini turunkan, di wilayah Kecamatan Malo dan Kabupaten Bojonegoro masih hujan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun bagi warga yang akan melintas di jalan menuju Kasiman maupun Cepu, diharapkan memilih jalur lain, dikarenakan jembatan darurat di Desa Tambakromo diterjang banjir dan alirannya cukup deras.(rtn)