Diduga Palsukan Dokumen Tanah, PJ Kades di Pasuruan Dipolisikan

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Ilustrasi. (ist)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Polres Pasuruan terus dalami kasus dugaan pemalsuan dokumen tanah di Desa Sebandung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Hal ini diduga dilakukan oleh Sekretaris desa (sekdes) dan PJ Kepala desa (kades). Keduanya telah diperiksa kepolisian sebagai terlapor dan juga saksi dalam perkara ini.

Kasus ini bermula saat warga setempat bernama Muhammad merasa tanahnya diklaim sepihak. Melalui kuasa hukumnya, Nur Khosim, dia kemudian melaporkan dua petinggi desa tersebut ke Polres Pasuruan. “Kita sudah laporkan kasus ini ke Polres Pasuruan. Ada dugaan pemalsuan dokumen tanah oleh PJ Kades, Siti Istiqomah,” kata Nur Khosim pada Kamis (21/11/2019).

BACA JUGA :  Gunakan Ambulan Untuk Angkut Pengunjung Wisata, Kades Tambaksari Pasuruan Digeruduk Warganya

Ia berharap, pihak kepolisian serius menangani kasus ini. Karena unsur pemalsuan dokumen tanah jelas terlihat. “Kami minta Polres Pasuruan mengusut kasus pemalsuan dokumen tanah. Harus diusut tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, Penyidik Polres Pasuruan, Iptu Kusmani membenarkan laporan itu. “Kasus ini sedang kita dalami. Laporannya memang sudah masuk beberapa waktu lalu. Ada orang yang mengaku memiliki tanah tersebut,” ujarnya.

Saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi atas perkara tersebut. Saksi itu diantaranya adalah perangkat desa setempat. “Kita periksa perangkat desa, kita butuh informasi saksi-saksi tentunya agar perkara ini bisa lebih jelas,” sebut dia.

BACA JUGA :  Lagi, Seorang Positif Covid-19 Pasuruan Meninggal

Pihak penyidik satreskrim juga membuka kemungkinan untuk menghadirkan saksi ahli dalam perkara pertanahan. Hal itu dilakukan untuk meluruskan permasalahan yang sedang terjadi. “Bisa saja, nanti kita hadirkan saksi ahli. Terutama ahli dalam hukum sengketa tanah,” pungkasnya.

Terpisah, Siti Istiqomah sebagai terlapor mengaku telah diperiksa sebagai saksi. “Iya mas saya sudah diperiksa dua kali oleh penyidik Polres Pasuruan,” akunya.

Mantan PJ Desa Sebandung, Kecamatan Sukorejo menyakini dirinya tidak terlibat dalam kasus yang dituduhkan. “Saya hanya PJ Desa Sebandung, yang tahu pasti kasus itu Sekdes Abdul Rokim. Sebaiknya, sampean langsung konfirmas ke dia saja,” sarannya. (dik/bro)