Dicurigai Selingkuh, Leher Istri di Bangkalan Ditebas Suami Hingga Luka Serius

Reporter : Suryadi Arfa - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bangkalan – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi di Kabupaten Bangkalan. Nasib tragis dialami Siti Husnul Hotimah (24) asal Desa Junganyar Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan pada hari Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 20.30 WIB. Korban digorok lehernya oleh suaminya sendiri (HS) di Desa Pandabah, Kecamatan Kamal.

BACA JUGA :  Motor Oleng Lalu Disambar Pikap, Pasutri Sidoarjo Meregang Nyawa di Surabaya

Kejadian itu diketahui, saat kakak korban yang tidak ingin disebutkan namanya didatangi oleh kepala desa Pandebeh, dan memberitahukan bahwa adiknya  telah mengalami KDRT yang dilakukan oleh suaminya sendiri dengan menggunakan senjata tajam.

“Mengetahui hal itu, kakak korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangkalan Minggu (15/11/2020),” terang Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Agus Soebarnapraja, Kamis (19/11/2020).

Setelah itu, pelapor menuju RSUD Bangkalan untuk melihat kondisi adiknya yang sedang dilakukan perawatan karena mengalami luka berat oleh sang suami.

“Saat di RSUD pelapor mendapati korban dengan kondisi luka pada leher dan punggung bagian belakang,” imbuhnya. 

Usai dibuat laporan, pada hari selasa (17/11/ 2020) sekira Jam 20.30 Wib Unit Opsnal mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa pelaku KDRT sedang berada dirumah kakeknya di daerah Jeddih Socah.

Mengetahui hal tersebut selanjutnya team langsung berangkat sesampainya dilokasi ternyata benar pelaku berada ditempat tersebut, sehingga pelaku dilakukan penangkapan dan selanjutnya dibawa ke polres Bangkalan guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Lanjut pria kelahiran Sumedang itu, pelaku melakukan KDRT tersebut dikarenakan cemburu dan sakit hati dengan korban karena setiap harinya korban marah – marah terhadap pelaku tanpa alasan yang jelas. 

“Disamping itu pelaku mencurigai korban telah berselingkuh dengan orang lain karena sikap istrinya yang sering marah-marah kepada dirinya,” pungkasnya. (bro)