Diburu Polisi, Supplier Pupuk Palsu Berinisial AN di Tulungagung Menghilang

Reporter : Iman - klikjatim.com

Kepala Unit Pidana Khusus Polres Tulungagung, Iptu Didik Rianto saat diwawancarai awak media. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Beredarnya pupuk palsu di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggung, Kabupaten Tulungagung sejak 7 bulan terakhir dan mengakibatkan tanaman jagung petani mati ini masih didalami Polres setempat. Bahkan, Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polres Tulungagung juga sudah mengantongi satu nama yang sekarang masih diburu.

BACA JUGA :  Kepergok Nyuri Motor Langsung Diteriaki Maling, Dua Pelaku Kelenger Dihajar Massa

Kepala Unit Pidsus Polres Tulungagung, Iptu Didik Rianto mengatakan, saat ini pihaknya masih mengejar satu nama berinisial AN selaku supplier pupuk palsu. Munculnya nama AN sesuai hasil penyelidikan yang selama ini dilakukan.

Namun saat akan dimintai keterangan untuk klarifikasi, AN ternyata menghilang. Sehingga sampai sekarang masih diburu oleh Polisi.

“Kita panggil dua kali untuk klarifikasi namun tidak datang juga,” terang Iptu Didik Rianto, saat dikonfirmasi awak media.

Pihaknya juga mengaku telah mendatangi rumah dan lingkungan tempat tinggal AN. Tapi hasilnya nihil, bahkan keluarga AN di lokasi lain juga dipantau dan lagi-lagi hasilnya tetap tidak diketahui keberadaannya (AN).

Padahal keterangan AN ini sangat diperlukan untuk mengungkap produsen pupuk palsu tersebut. “Informasi yang kita terima, AN ini sudah menghilang sejak sebelum pupuk palsu ini terbongkar,” ucapnya.

Dijelaskan, hingga saat ini total sudah 9 orang saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Mereka terdiri dari petani dan pihak-pihak yang berkaitan dengan peredaran pupuk palsu tersebut.

Selain itu, polisi juga sudah mendapatkan hasil atas uji laboratorium kandungan pupuk palsu dan uji pembandingan pupuk asli dari pabrik sebenarnya. (nul)