Dibangunkan Tak Bangun, Penghuni Kos Driyorejo Gresik Ini Tidur Selamanya

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

kos Heru Sumarno (50) asal Jalan Zainul Arifin 45 A RT 14 RW 02 Kecamatan Badean Kabupaten Bondowoso meninggal dunia di dalam kamar kosnya

KLIKJATIM.Com | Gresik – Penghuni rumah kos Heru Sumarno (50) asal Jalan Zainul Arifin 45 A RT 14 RW 02 Kecamatan Badean Kabupaten Bondowoso meninggal dunia di dalam kamar kosnya. Korban ditemukan tak bernyawa di dalam di Jl Intan 3/22 Desa Petiken Kecmatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

BACA JUGA :  Khofifah : Pertanian Jatim Akan Maju Dengan Sentuhan Teknologi dan Inovasi Para Milenial

Buruh pabrik itu ditemukan tewas saat, pemilik kos sedang bersih-bersih, Senin (12/10/2020) pukul 08.15. Menurut saksi, dia melihat pintu kamar kost korban keadaan tertutup rapat.

“Saksi memanggil korban dan tidak ada respon. Kemudian, saksi berusaha mengetuk pintu kamar korban namun juga tidak ada jawaban, saksi mengkhawatirkan ada sesuatu dan tidak seperti hari – hari biasanya yang mana setiap pagi pintu kamar kost korban sudah terbuka persiapan berangkat kerja,” ungkap Kapolsek Driyirejo Kompol Wavek Arifin.

Lalu, saksi bersama anaknya membuka pintu kamar kos korban dengan menggunakan kunci duplikat didapati korban tergeletak dalam keadaan terlentang membujur ke arah timur memakai celana tanpa menggunakan baju dengan hidung mengeluarkan darah. “Korban tidak bergerak dan diketahui meninggal dunia,” ujar Kompol Wavek.

Dijelaskan, dari keterangan saksi, yang statusnya istri korban sudah bercerai dengan korban. “Korban dengan saksi Tri Suliyani warga Desa Kali Pepe KecamatanYosowilangon Kabupaten Lumajang sudah bercerai selama satu tahun dan masih tinggal satu lokasi namun beda kamar namun tidak ada permasalahan antara korban dan mantan istri. Korban menginap penyakit jantung atau sesak nafas, tapi di Lokasi tidak juga ditemukan obat – obatan yang di konsumsi oleh korban dan tidak di ketemukan tanda – tanda aniaya pada tubuh korban,” jelasnya.

“Kemudian korban dievakuasi oleh team medis dengan menggunakan APD lengkap dan di rujuk ke Rumah Sakit Ibnu Sina Bunder Gresik, dan di lokasi sudah diberika police line,” pungkas Wavek. (hen)