Di Penghujung Tahun 2021, DPRD Gresik Sahkan 4 Perda

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Rapat paripurna DPRD Gresik, Kamis (23/12/2021). (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik akhirnya menuntaskan pembahasan lima rancangan peraturan daerah (ranperda) tahap II 2021 di penghujung akhir tahun. Totalnya dari lima ranperda yang telah dibahas.

Dan, empat di antaranya dinyatakan selesai dan ditetapkan sebagai peraturan daerah (perda) melalui Rapat Paripurna DPRD Gresik yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Nur Saidah, Kamis (23/12/2021). Sedangkan satu ranperda diputuskan untuk perpanjangan waktu pembahasan.

Adapun empat perda yang disahkan oleh DPRD Gresik, dengan dihadiri langsung oleh Bupati Fandi Akhmad Yani beserta jajarannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab) secara virtual yakni Perda tentang Smart City, Perda Penyelenggaraan Kearsipan, Perda tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perpustakaan, serta Perda terkait Persetujuan Pembangunan Gedung.

Sedangkan satu ranperda yang diperpanjang adalah penataan penggunaan dan pemanfaatan tanah negara usul pemerintah.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Saidah mengatakan, empat perda yang disahkan ini akan segera dikirim ke Gubernur. Tiga Perda dimintakan fasilitasi dan satu perda untuk dimintakan evaluasi.

“Ya, yang Perda Retribusi Persetujuan Pembangunan  Gedung akan dimintakan evaluasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Nur Saidah menuturkan, Ranperda tentang Penataan Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah Negara akan diperpanjang waktu pembahasannya sesuai permintaan dari panitia khusus (Pansus) DPRD Gresik. Sebab, ada sejumlah materi yang masih perlu didiskusikan.

“Pansus meminta perpanjangan sekitar dua bulan untuk kembali melakukan pendalaman draf ranperda,” terangnya.

Kata Nur Saidah, DPRD akan berusaha maksimal agar Ranperda Penataan Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah Negara dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Maka, pihaknya pun tidak ingin terburu-buru.

“Jangan sampai nanti malah menimbulkan konflik. Makanya kami akan membahas secara cermat,” tukasnya.

Sementara itu Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang mengikuti paripurna secara daring menyampaikan terima kasih kepada DPRD, yang telah berusaha keras membahas rancangan perda. Pihaknya juga siap untuk berkolaborasi dalam melakukan penyusunan bersama dewan. (adv)