Demi Efisiensi, Lion Air Group Potong Gaji Karyawan

Reporter : Redaksi - klikjatim

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Manajemen Lion Air Group mulai memangkas gaji karyawan selama masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Langkah tersebut dilakukan demi mempertahankan kelangsungan usaha maskapai penerbangan nasional berlambang kepala singa tersebut.

BACA JUGA :  Pastikan Rekapitulasi PPK Lancar dan Aman, Kapolres Keliling Kecamatan

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam rilis yang dikirimkan ke redaksi menjelaskan, Lion Air Group tengah berada di masa sulit dan menantang, atas kondisi yang tercipta akibat Covid-19. Juga memberikan dampak luar biasa, termasuk situasi yang penuh ketidakpastian.

“Tahun ini, pandemi Covid-19 menjadikan industri penerbangan mati suri atau tidak beroperasi normal secara domestik dan internasional. Sementara, biaya-biaya yang harus ditanggung tanpa beroperasi masih cukup besar, sehingga menimbulkan kesulitan yang sangat berat,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group.

Dijelaskan, hal tersebut juga dialami oleh Lion Air Group, keadaan yang terjadi mendorong manajemen perusahaan-perusahan penerbangan mengambil langkah-langkah untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Langkah itu , termasuk tindakan atau kebijakan yang tidak disukai atau yang tidak populis.

BACA JUGA :  Dok, DPRD Jatim Setujui Anggaran Penanganan Corona Rp 2,3 Triliun

Dikatakan, kondisi pendapatan sangat minimal (karena terjadi pembatasan perjalanan, hanya beroperasi 5% dari kapasitas normal sebelumnya rata-rata 1.000 penerbangan per hari). Untuk itu Lion Air Group melakukan pembicaraan dengan mitra-mitra usaha serta melakukan pemotongan pengahasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai prosentase bervariasi, semakin besar penghasilan semakin besar nilai nominal potongannya.

Kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterpakan pada Maret, April, Mei sampai waktu yang belum ditentukan. Manajemen masih terus memonitor, mengumpulkan data dan informasi serta mempelajari kapan saatnya industri penerbangan domestik dan internasional akan beroperasi normal kembali.

Pandemi Covid-19 juga bertepatan momen Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, dimana pada kondisi normal manajemen dan karyawan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Lion Air Group kembali menyampaikan, karena kondisi operasional yang tidak ada pemasukan dan bertujuan agar perusahaan masih bisa beroperasi atau bertahan sampai waktu normal itu tiba, maka perusahaan telah merencanakan dan memutuskan pemberian THR.

BACA JUGA :  Dermaga Gili Ambrol Kejari Sumenep Tunggu Audit

Sebagai keterangan, sampai dengan informasi dibuat dan disampaikan, perusahaan-perusahaan di lingkungan Lion Air Group belum berpikir atau membuat kajian untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pegawai/ karyawan. Pertimbangan utama ialah sebagai keluarga besar yang terdapat didalamnya kurang lebih 29.000 karyawan menggantungkan pada bisnis ini untuk keberlangsungan hidup.

Lion Air Group masih terus mempelajari situasi yang terjadi untuk mempersiapkan strategi dan langkah yang akan diambil guna menjaga kelangsungan hidup perusahaan termasuk meminimalisir (mengurangi) beban yang ditanggung selama pandemi Covid-19.

Lion Air Group berterima kasih atas dukungan seluruh karyawan dan dari berbagai pihak hingga sampai saat ini masih beroperasi, dengan harapan pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga operasional dan layanan penerbangan normal kembali. (hen)