Dear Warga Bojonegoro, Ini yang Dilarang Saat Malam Tahun Baru Sesuai Maklumat Kapolri

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro–Menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Idham Azis melalui maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur natal dan tahun baru (Nataru), Polres Bojonegoro langsung bertindak cepat dengan mensosialisasikan melalui para Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Bojonegoro.

BACA JUGA :  Untuk Kesempurnaan RPJMD 2021-2026, Bupati Sidoarjo Minta Masukan

“Apalagi saat ini penambahan angka kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Bojonegoro masih menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia (EGP), Sabtu (26/12/2020).

AKBP EGP mengatakan, dalam maklumat Kapolri tersebut tertuang kalimat kepatuhan protokol kesehatan itu lantaran dengan mempertimbangkan penanganan penyebaran covid-19 secara nasional yang belum sepenuhnya terkendali dan masih berpotensi berkembang luas dalam masyarakat.

Menurut Kapolres, maklumat ini juga bertujuan untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur natal tahun 2020 dan tahun baru 2021 serta meminimalisir penyebaran covid-19.

“Kita minta kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk mematuhi Maklumat Kapolri selama libur natal dan tahun baru ini,” ucapnya.

EGP menambahkan, pihaknya telah menyebarluaskan dan mensosialisasikan maklumat Kapolri ini melalui para Bhabinkamtibmas untuk diketahui dan dipatuhi oleh khalayak luas.

Isi dari maklumat Kapolri tersebut antara lain tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum berupa yaitu, perayaan natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah lalu, pesta atau perayaan malam pergantian tahun, arak-arakan, pawai dan karnaval serta pesta penyalaan kembang api.

“Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” pungkas Kapolres Bojonegoro. (mkr)