Datangi SMPN 1 Lamongan, Bupati Yuhronur Ikuti Vaksin Dosis Kedua

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menerima suntikan vaksin dosis kedua di gedung SMP Negeri 1 Lamongan

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mendatangi gedung SMP Negeri 1 Lamongan, Selasa (16/3/2021) siang. Kedatangannya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua setelah 14 hari sebelumnya menjalani vaksinasi dosis pertama. Bupati-Wakil Bupati Lamongan Yuhronur Efendi datang didampingi Wakil Bupati KH Abdul Rouf .

BACA JUGA :  Bupati Sambari Halim Radianto Terbitkan Perbup PSBB

 

Di lokasi vaksinasi , Yuhronur-KH Rouf tidak menjadi pengunjung pertama karena di sana sudah ada puluhan warga yang terlebih dahulu datang. Pasangan pemimpin Lamongan itu pun tidak diistimewakan, melainkan harus antre sesuai urutan.

Namun demikian Yuhronur memilih mendahulukan warganya yang datang lebih awal, ia malah membaur. Meski harus menjaga jarak sebagian bagian dari protokol kesehatan, Yuhronur-Rouf tetap berbincang akrab dengan warga.

Bahkan,Yuhronur mempersilakan para penerima vaksin yang terlebih dahulu datang, agar mendapat suntikan terlebih dahulu. Sebelum divaksin, Yuhronur-Kiai Rouf menjalani pemeriksaan tekanan darah dan suhu badan. Karena memenuhi standar kesehatan, pasangan nomor satu Lamongan itu dipersilakan masuk bilik untuk disuntik. “Saya tetap pakai masker ya,” selorohnya saat sejumlah awak media mengabadikannya.

Usai divaksin,Yuhronur duduk di kursi bersama para penerima vaksin lainnya, untuk observasi. Dan tidak hanya diam, Yuhronur tetap santai mengajak ngobrol warganya yang turut antre di kursi. Seperti saat menerima vaksin pertama, Yuhronur mengaku tidak merasakan dampak setelah vaksin kedua. “Rasanya biasa saja. Tetapi dengan vaksinasi lengkap memang akan menambah percaya diri, asalkan tetap harus menaati protokol kesehatan,” katanya.

Yuhronur berharap, masyarakat Lamongan secara keseluruhan mendapatkan vaksin. Ketika vaksin datang, katanya, akan langsung disalurkan kepada kelompok masyarakat dan profesi sesuai jatahnya.

Selain Yuhronur dan Kiai Rouf, vaksinasi juga akan kembali menyasar para pegawai di dinas atau lembaga pelayanan publik sebagai upaya membentuk imunitas. “Juga sudah dilakukan kepada beberapa pedagang pasar serta kader kesehatan yang memiliki mobilitas tinggi untuk memberikan pelayanan publik,” katanya. (ris)