Dalam Sehari, Tiga Kejadian Kebakaran di Kota dan Kabupaten Malang

Reporter : Redaksi - klikjatim

Proses pemadaman. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Malang – Dalam sehari di Malang terhitung ada tiga insiden kebakaran sekaligus pada Selasa (20/7/2021) kemarin. Dua peristiwa di antaranya kejadian di Kabupaten Malang dan satu di Kota Malang.

BACA JUGA :  Persiapan Jelang PPKM Mikro di Sidoarjo, Aturan Satu Pintu Hingga Mewajibkan Tamu Bawa Surat Sehat

Untuk kebakaran di Kabupaten Malang, tepatnya terjadi di wilayah Kecamatan Singosari dan Kecamatan Pagak. Ketika itu pada Selasa (20/7/2021) siang api menyambar satu rumah di Perum Mondoroko, Blok P Nomor 1, Singosari, Kabupaten Malang.

“Benar, ada dua kebakaran di Kabupaten Malang Selasa kemarin. Di Singosari dan Pagak,” jelas Kasi PK Bidang PPK Satpol PP Kabupaten Malang, Agus ‘Ambon’ Suyanto seperti dikutip kabarmalang.com.

Sekitar pukul 11.55 WIB, Damkar Kota Malang meneruskan laporan peristiwa kepada Damkar Kabupaten Malang untuk pemadaman di Singosari. Kejadiannya di rumah milik Arif Santoso (35), yang diduga akibat sisa pembakaran kertas.

Petugas pun berhasil memadamkan api setelah mengerahkan lima pemadam gabungan Kota dan Kabupaten Malang. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp 70 juta.

Tak lama berselang, kebakaran di Kabupaten Malang kembali terjadi. Kali ini di Dusun Krajan, Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak.

Kebakaran terjadi pukul 18.10 WIB di rumah Kiki Eko Cahyono (30). “Dugaan petugas dan hasil keterangan saksi, api berasal dari perapian rumah yang menyambar BBM,” tandasnya.

Untuk pemadaman kebakaran di Pagak, Kabupaten Malang ada tiga mobil pemadam yang dikerahkan. Sekitar pukul 20.05 WIB, api baru dapat dipadamkan. “Estimasi kerugian kurang lebih Rp 250 juta,” tuturnya.

Selanjutnya, kebakaran juga terjadi di rumah Jalan Warinoi Gang 3 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada Selasa (20/7/2021) malam. Diduga penyebab kebakaran pada sekitar pukul 20.40 WIB ini karena kebocoran gas LPG 3 kilogram yang terdapat di dapur rumah.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo mengatakan, titik api berada di dapur rumah milik DW. “Untuk penyebab kebakaran bermula dari korban (DW) memasak di dapur. Kemudian mencoba mengganti tabung gas LPG dalam kondisi kompor masih menyala,” ujarnya.

“Namun nahas, terdapat kebocoran gas sehingga api menyambar dan membakar ke bahan yang mudah terbakar di sekitarnya,” lanjutnya.

Teguh mengatakan, Damkar di Kota Malang langsung menuju tempat kejadian kebakaran setelah mendapat laporan masyarakat pada pukul 20.50 WIB. “Tiga unit mobil damkar beserta dua belas personilnya saya kerahkan menuju lokasi kejadian pada pukul 21.00 WIB,” terangnya.

Personil Damkar Kota Malang butuh waktu sekitar 30 menit untuk memadamkan api di lokasi dengan bantuan warga dan unsur pendukung lainnya. “Kami dapat memadamkan api dengan tahap awal bantuan warga sambil menunggu kedatangan petugas damkar. Lalu, kami juga bekerja sama dengan RJT, Polsek Blimbing, Inafis dan Redkar. Dalam kejadian ini tidak memakan korban jiwa,” tutupnya. (*)