Cerita Sri Nuriyati, Relawan Vaksinator Desa Sumberwudi Ajak Masyarakat Vaksin Karena Prihatin

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Salah satu Relawan mendatangi warga yang mau divaksin (Istimewa)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Kerja relawan vaksinator patut diapresiasi, pasalnya mereka menjadi ujung tombak kelangsungan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Seorang Buron Penyekapan dan Penganiayaan Pegawai Leasing di Tuban Ditangkap

Salah satu relawan Vaksinasi Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan Sri Nuriyati (35), bersama teman-temannya mendatangi rumah-rumah warga yang belum menerima vaksin.

“Sangat disayangkan setelah hampir dua tahun virus Covid-19 ini bersemayam di Indonesia, namun masih banyak masyarakat yang tidak percaya dengan virus ini, dan enggan divaksin,” terang guru Paud ini.

Menurutnya, beberapa warga di Desanya tidak mau divaksin karena kurangnya informasi tentang Covid-19 dan cara pencegahannya.

“Kebanyakan takut efek samping vaksin itu, padahal ya sama dengan anak kecil setelah diimunisasi, agak demam sedikit wajar,” ujarnya.

Kerja sosialisasi vaksinasi dan pencegahan Covid-19 dilakukan Sri Nuriyati setalah dirinya mengajar. Yang menarik, Sri juga memanfaatkan pengeras suara musholla dan aplikasi pesan singkat untuk mengajak masyarakat divaksin.

“Dengan pendekatan yang humanis ya akhirnya banyak yang mau (divaksin),” ungkapnya.

Sri Nuriyati mengaku terpanggil menjadi relawan vaksintor setelah banyak warga Desanya yang meninggal karena terinfeksi covid-19. Bersama 20 relawan lain Ia berhasil mengajak ratusan warga divaksin, termasuk dari kalangan kansia dan disabilitas.

“Alhamdulillah ada sekitar 150 warga yang mau divaksin setelah sebelumnya menolak,” kata Sri.

Tak cuma mengajak masyarakat untuk ikut vaksinasi, Sri juga menjelaskan sedikit tentang cara pencegahan covid-19 untuk mengurangi resiko keterpaparan.

“Tak lelah saya bilang selalu pakai masker di tempat-tempat umum dan keramaian,” tutur Sri.

Isti Puji Rahayu, Bidan Desa Sumberwudi mengatakan bahwa dirinya sangat terbantu dengan relawan vaksinator seperti Sri Nuriyati.

“Kalau tidak ada orang seperti Bu Sri ini ya kita agak susah melakukan vaksinasi, lah kita kan yang lakukan screening dan penyuntikan vaksin, lah yang mencari dan mengajak sasaran vaksin ya orang seperti bu Sri ini,” katanya. (bro)