Bupati Sambari Halim Radianto Terima Penghargaan LPPD Terbaik dari Mendagri

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto di Grahadi, Jumat (16/10/2020)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik kembali diapresiasi Kementerian Dalam Negeri. Pemerintahan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati, Moch Qosim dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota dengan capaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun anggaran 2018.

BACA JUGA :  Kredit Jatuh Tempo, Nasabah Pingsan di Kantor Bank Mandiri

Penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto di Grahadi, Jumat (16/10/2020). Bupati Sambari mengatakan, prestasi itu diukur dari penilaian penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan skor 33.653. Ini merupakan kategori kinerja sangat tinggi berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2018.

“Sebenarnya tahun sebelumnya kami juga dapat (penghargaan). Hanya saja capaian kategori sangat tinggi baru kali ini,” kata Sambari dengan bangga.

Dikatakan, penghargaan tersebut merupakan apreasiasi dari Kementerian Dalam Negeri, atas kinerja pemerintah daerah sesuai dengan Evaluasi Kinerja Penyelengaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) Tahun 2018 dengan mekanisme tahun pelaksanaan 2018, dievaluasi tahun 2019 kemudian diumumkan tahun 2020. “Keberhasilan kinerja inilah yang patut disyukuri dan dinilai karena kerja keras seluruh perangkat daerah, forkopimda dan doa alim ulama serta masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Pemkab Gresik, Tursilowanto Hariogi menambahkan, yang dinilai dari evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah (EKPPD) meliputi penilaian kinerja seluruh perangkat daerah di kabupaten atau kota, termasuk Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh perangkat daerah.

“Indikator kinerja pemerintah daerah ini sangat banyak, menjangkau ratusan jenis. Setiap tahun sama, namun mulai 2020 ini berbeda dan lebih detail,” imbuh Tursilo.

Terkait upaya Pemkab Gresik sehingga bisa meningkatkan status dari kinerja sedang menjadi sangat tinggi, ini merupakan buah kerjasama yang baik dari seluruh perangkat daerah, maupun instansi samping.  “Dengan sistem kebersamaan, semuanya harus bisa baik dan tidak bisa hanya salah satu saja yang baik, ”tuturnya.

Tidak hanya itu, sistem pengawasan yang ketat dari Bupati Sambari menjadi strategi pembangunan di Gresik berjalan secara optimal. “Sbelum melakukan kegiatan seluruh kepala OPD diminta untuk menandatangani kontrak kinerja dan pakta integritas. Tidak cukup disitu juga bupati turun sendiri mengawal seluruh kegiatan pembangunan,” ujar Tursilo.

Disisi lain, Pemkab Gresik juga selalu melakukan koordinasi asistensi dengan provinsi, jika ada indikator yang nilainya kurang dikonsultasikan.  “Dalam arti pemahaman perangkat daerah mengenai LPPD semakin baik, serta adanya sinergitas yang meningkat,” pungkasnya. (hen)