Bupati Hendy Lantik 1.212 Pejabat Eselon Pemkab Jember

Reporter : Abdus Syukur - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto melantik sebanyak 1.212 pejabat secara daring dan luring yang dibagi dua gelombang di Pendapa Wahyawibawagraha saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Jumat.

BACA JUGA :  Yuk Lihat Ke Langit Malam Ini, Saksikan Fenomena Bulan Biru Sampai Subuh

Pelantikan dilaksanakan dalam dua sesi, pertama sesi pejabat fungsional dan kedua adalah sesi pejabat struktural yakni sebanyak 536 orang pejabat fungsional terdiri dari golongan guru dan tenaga kesehatan dan 676 orang pejabat struktural terdiri dari pejabat pemerintah eselon 2, 3, dan 4, sehingga total sebanyak 1.212 orang pejabat.

“Hal itu harus menjadi semangat baru bagi teman-teman yang dilantik, lebih maksimal lagi kinerjanya dan lebih baik lagi melayani masyarakat Jember,” kata Hendy di Jember.

Untuk menghindari kerumunan dan sebagai langkah pencegahan penyebaran COVID-19, pelantikan hanya dilakukan kepada belasan pejabat secara simbolis

“Pada sesi pertama, pelantikan dilakukan secara simbolis kepada 18 orang pejabat fungsional dan sesi kedua, pelantikan dilakukan secara simbolis kepada 18 pejabat struktural,” katanya.

Dalam agenda tersebut, sebanyak 140 orang anggota dikukuhkan dan 536 orang diangkat dari total keseluruhan 676 orang yang terdiri atas 7 orang pimpinan tinggi pratama, 131 orang administrator dan 538 orang pengawas, sehingga akan ditempatkan sesuai Keputusan Bupati Jember yang telah dibuat. 

“Dalam rangka pelaksanaan pembangunan dibutuhkan kerja keras untuk mewujudkan harapan yang telah dirancang,” katanya. 

Hendy berpesan dengan dilantiknya ratusan pejabat tersebut, kinerja juga harus ditingkatkan dan lebih memaksimalkan diri lagi dalam melayani masyarakat Kabupaten Jember.

“Itu harus menjadi semangat baru bagi teman-teman yang dilantik, lebih maksimal lagi kinerjanya dan lebih baik lagi melayani masyarakat Jember,” katanya.

Ia menjelaskan beberapa pejabat yang dilantik saat itu sudah naik tingkat jabatannya sejak beberapa tahun lalu, namun baru sekarang bisa dilantik.

“Sebenarnya hari ini mereka yang dilantik seharusnya sudah naik dan sudah lama karena kami hanya menyelesaikan sekarang ini, seharusnya mereka dua atau tiga tahun lalu dilantik,” ujarnya. (ris)