Bupati Bojonegoro Salurkan Bantuan Program Petani Mandiri Rp 7,1 Miliar

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyalurkan bantuan modal Program Petani Mandiri (PPM) kepada 52 kelompok tani di tahun 2020 ini. Total bantuan yang digelontorkan Rp 7.197.227.568 (7,1 miliar).

Bantuan itu diberikan kepada petani disertai pembinaan yang dipimpin langsung Bupati Anna melalui video conference dari Gedung Pelayanan Informasi Publik (PIP) Bojonegoro, Senin (21/4/2020). Kelompok tani yang mendapatkan bantuan PPM itu tersebar di Kecamatan Padangan, Kapas, Sumberrejo dan Sukosewu.

BACA JUGA :  Sekolah di Sidoarjo Ini Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi Covi-19

Bupati Anna mengatakan, bantuan PPM kepada kelompok tani akan dilaksanakan setiap tahun. Apalagi di Bojonegoro 60 persen masyarakatnya mengandalkan sektor pertanian sebagai penghasilan utama.

“Kita ingin sektor pertanian menjadi prioritas pemberdayaan agar petani lebih sejahtera  beserta keluarganya,” katanya.

Anna berharap, dari bantuan PPM ini diharapkan petani di Bojonegoro lebih produktif dan mandiri. Sehingga hasil pertanian mampu dijadikan andalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Gunakan bantuan modal ini  sebaik mungkin sebagaimana fungsinya. Mulai dari mengembangkan sektor pertaniannya, hingga manfaat di sektor pendidikan,” pintanya.

BACA JUGA :  Jelang Kenaikan Iuaran BPJS, Banyak Peserta Ajukan Turun Kelas

Kepada para petani yang mendapatkan bantuan PPM, Bupati Anna berpesan, agar selalu update perkembangan pertanian, baik dari harga jual padi hingga teknologi pertanian. Bupati perempuan pertama di Bojonegoro ini juga meminta jika kelak saat panen agar menyisihkan padi hasil panen.

“Bukan tidak mungkin, dalam waktu dekat harga beras akan naik. Maka saya berpesan kepada petani untuk tidak buru-buru menjual hasil panen, bahkan menjual seluruh hasil panennya. Usahan sisihkan untuk dikonsumsi sendiri,” pesan bupati.

Kelompok Tani di empat kecamatan telah menerima modal total Rp 7.197.227.568, dengan rincian : 

1). Kec. Sumberrejo 28 Kelompok Tani Rp. 4.121.322.505. 

2). Kec. Sukosewu 10 Kelompok Tani Rp. 1.435.470.686.

3). Kec. Kapas 6 Kelompok Tani Rp. 1.052.935.026. 

4). Kec. Padangan 8 Kelompok Tani Rp. 587.499.351

 

(adv/mkr)