Bupati Bojonegoro Panen Bunga Krisan Di Kaki Gunung Pandan

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah saat panen Bunga Krisan di kaki Gunung Pandan

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Di gunung Pandan terdapat pesona taman hayati, tepatnya di Desa Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro. Selain tanaman porang yang sudah menjadi trend ciri khas masyarakat Sekar dan sekitarnya, juga terdapat tanaman bunga seruni atau disebut sebagai bunga krisan.

BACA JUGA :  Jatim Bebas Zona Merah, Wagub Emil : Mempertahankan Itu Berat !

Pada musim petik percontohan budidaya bunga krisan kali ini Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah panen bunga bersama Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta dan Kepala BPTP Jawa Timur serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (26/8/2021) pagi.

Dalam kesempatan itu Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, program percontohan budidaya bunga krisan harus tetap terus dikembangkan, ini potensi yang sungguh luar biasa. Bukan hanya budidaya bunga krisan saja, namun lebah madu dan bunga mawar sangat mungkin untuk bisa dikembangkan terutama di daerah kawasan-kawasan hutan.

“Green house tempat pengembangan bunga krisan ini bisa diperluas lagi menjadi wisata alternatif,” kata Bupati Anna Mu’awanah

Selain itu, nantinya pengelolaan ini juga dapat menyuplai pelaku-pelaku usaha floorist yang ada di Bojonegoro, sehingga tidak perlu mendatangkan bahan baku dari luar. “Dukungan sarana dan prasarana juga menjadi hal penting, serta aneka tanaman pelengkap yang lain seperti buah-buahan dan lainya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” imbuhnya

Dalam upaya dukungan infrastruktur lanjut Bupati Bojonegoro, telah melakukan langkah-langkah komunikasi serta koordinasi dengan beberapa pihak yakni BBPJN (Balai Besar Pelaksaan Jalan Jawa Timur-Bali) serta Bupati Madiun untuk membangun kawasan agar segera di bukanya akses jalan TOL dari Saradan menuju Klino.

“Saya sudah melakukan kordinasi, sehingga nantinya di Kecamatan Sekar akan menjadi new area (kawasan baru) di wilayah Bojonegoro Selatan, semoga segera bisa terwujud,” harap Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah

Perlu diketahui, budidaya tanaman bunga seruni atau disebut sebagai krisan ini diperkenalkan kepada masyarakat setempat melalui Program percontohan budidaya Bunga Krisan hasil sinergitas antara Pemkab Bojonegoro dengan BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Yogyakarta.

Di ketinggian 400 Mdpl gunung pandan tanaman ini bisa hidup, sedangkan dalam standard penanaman agar bisa tumbuh dan berbunga, harus di ketinggian 300 sampai 1200 Mdpl dengan kelembaban udara antara 70% – 80%.

Untuk pertumbuhan akar pada saat awal pertumbuhan diperlukan kelembaban 90% – 95%. Bunga krisan sering ditanam atau dibudidayakan sebagai tanaman hias, pekarangan, atau bunga petik karena warna bunganya yang indah, variatif, dan dapat tetap segar dalam 5-7 hari. Semerbak wanginya yang memukau, membuat sekuncup bunga krisan cocok di campurkan ke dalam minuman teh agar lebih wangi dan nikmat. (rtn)