Bupati Bojonegoro dan Tuban Dampingi Gubernur Jatim Resmikan Jembatan TBT

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Jembatan penghubung antara Kabupaten Bojonegoro dan Tuban resmi beroperasi. Jembatan tersebut diberi nama Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT). Peresmian tersebut langsung diresmikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Forkopimda Jatim, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, dan Bupati Tuban Aditya Halindra.

Hadir juga dari DPR RI, DPRD Jatim, DPRD Bojonegoro, DPRD Tuban serta Organisasi Perangkat Daerah. “Mari kita resmikan jembatan TBT ini dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim. Begini, dulu KH Wahab Hasbullah memberikan ijazah (izin untuk mengamalkan amalan dari kiai). Kalau mau masuk rumah, memulai menggunakan jembatan untuk membaca salawat burdah,” ujar Khofifah yang kemudian melantunkan salawat burdah diikuti massa yang hadir di tepian bantaran Bengawan Solo Desa Semambong Kecamatan Kanor Bojonegoro.

Ia mengatakan, Dengan adanya jembatan TBT ini menjadi akses dan koneksitas lebih luas, dan tentu akan memenuhi hajat hidup masyarakat lebuh luas pula. Baik dari aspek ekonomi maupun sosial. Ini sebagai langkah dari pemerintah membangun keselamatan sosial bagi masyarakat.

“Saya mewakili Pemprov Jatim, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bojonegoro dan Bupati Tuban atas kerja tim yang dibangun dalam pembangunan jembatan TBT untuk kepentingan warga secara umum,” kata Khofifah Rabu (12/1/2022)

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan bahwa proses peresmian ini sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat sejak beberapa bulan di bangun, sehingga apabila ketika jembatan hari ini di resmikan jembatan Terusan Bojonegoro di sambut dengan kebahagiaan luar biasa oleh masyarakat sekitar.

Menurutnya, setelah ini akan terus menggali potensi yang ada untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan dengan adanya jembatan ini bisa menambah, mempemudah akses ekonomi, akses sosial, akses kekeluargaan dan juga memperkuat sinergitas antar kabupaten,” ucapnya

Sedangkan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah kabupaten Bojonegoro yang sudah merealisasikan jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT) yang berada di perbatasan Kecamatan Kanor dan Rengel yang sudah di nantikan oleh masyarakat berpuluh-puluh tahun yang sebelumnya masyarakat sekitar menggunakan akses transportasi Perahu tradisional.

“Semoga nantinya bisa memberikan kenyamanan serta keselamatan masyarakat sekitar sehingga kejadian perahu tenggelam seperti bulan November tahun 2021 tidak terulang kembali serta Masyarakat akan lebih nyaman dalam mengakses transportasi baik untuk ke Rengel maupun ke Kanor,” pungkasnya. 

Perlu diketahui, jembatan TBT ini telah menelan anggaran sebesar Rp. 80 miliar lebih dari APBD Bojonegoro. Jembatan yang dibangun sejak April 2021 lalu itu memiliki panjang kurang lebih 210 meter.(mkr)