BPBD Sebut Cuaca Bangkalan Lebih Dingin Karena Jarang Ada Awan

Reporter : Suryadi Arfa - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bangkalan – Dua minggu terakhir ini banyak masyarakat merasakan suhu dingin di Kabupaten Bangkalan. Bahkan tak sedikit yang mengeluhkan hal tersebut. Padahal suhu dingin di sejumlah daerah termasuk di Bangkalan masih dalam kondisi yang normal. 

BACA JUGA :  Seleksi Direktur Perumda Tirta Pandhalungan Jember Diberikan Wejangan Bupati

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan Rizal Morris mengatakan, untuk variasi normal  suhu di pulau Jawa dan Madura antara *18-22 derajat Celcius* karena kondisi umumnya cuaca cerah jarang perawanannya. 

Menurutnya ada beberapa penyebab suhu dingin yang dirasakan di sejumlah daerah termasuk di Kabupaten Bangkalan, misalnya langit yang cenderung bersih tanpa banyak awan tutupan, membuat panas yang diserap bumi sebelumnya tidak dapat dipancarkan merata ke permukaan. 

“Panas tersebut justru akan langsung dilepaskan ke atmosfer luar. Hal ini menyebabkan udara yang ada di dekat permukaan akan terasa lebih dingin, terutama pada malam hingga pagi hari,” katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (28/07/2021).

Sebagaimana disampaikan oleh Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal menyebutkan, suhu dingin akan terjadi sepanjang bulan Juli, khususnya bagi wilayah Indonesia yang ada di sisi Selatan. Sejumlah wilayah yang akan mengalami suhu lebih dingin, seperti Jawa, Bali dan Nusa Tenggara akibat ada tiupan angin dari Australia. 

“Angin monsun Australia yang bertiup menuju wilayah Indonesia melewati perairan Samudra Indonesia yang memiliki suhu permukaan laut juga relatif lebih dingin, sehingga mengakibatkan suhu di beberapa wilayah di Indonesia, terutama bagian selatan khatulistiwa terasa juga lebih dingin,” tutupnya. (ris)