BPBD Jember Tingkatkan Kewaaspadaan Hadapi Banjir dan Tanah Longsor

Reporter : Abdus Syukur - klikjatim.com

Tim BPBD Kabupaten Jember mulai melakukan pemetaan wilayah rawan bencana.

KLIKJATIM.Com | Jember—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mulai menyiagakan pasukan hadapi potensi bencana alam. Sejumlah wilayah mulai dilakukan pemetaan mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor.

BACA JUGA :  Bikin Gerah, Tiga Pencuri AC Stasiun di Surabaya Ini Akhirnya Dibekuk Polisi

Kepala BPBD Jember, Mat Satuki menjelaskan, yang menjadi skala prioritas utama dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di akhir 2020 adalah potensi cuaca ekstrem yang lebih sering terjadi setiap menjelang akhir tahun, untuk itu pihaknya telah menyiapkan sarana-prasarana pendukung seperti mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik BPBD Jember untuk dipakai terjun ke lokasi kejadian.

“Bencana alam itu bisa terjadi kapan pun dan di mana pun, baik banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lain sebagainya. Maka hal pertama yang kita lakukan sekarang adalah menyamakan langkah dan menyatukan tekad untuk saling bahu-membahu dalam menanggulangi potensi bencana,” terang Satuki, Senin (23/11/2020) siang.

Lebih lanjut Satuki menjelaskan, mengingat pandemi corona Covid-19 belum berakhir, maka BPBD Jember melakukan perekrutan relawan khusus untuk penanganan kasus Covid-19. Relawan yang nantinya dilatih secara teknis untuk pemulasaraan dan pemakaman jenazah yang terpapar Covid-19. Sebab, upaya penanganan Covid-19 tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah saja.

“Kita sudah siap semuanya. Di satu sisi BPBD Jember bersiap untuk mengantisipasi ancaman bencana akhir tahun. Sementara di sisi lain, juga harus siaga untuk melakukan pemakaman jenazah Covid-19. Mengingat di Jember, pemakaman jenazah Covid-19 merupakan salah satu tugas BPBD,” imbuhnya.

Dengan demikian, pembentukan relawan khusus yang kurang lebih sudah berjalan 1 bulan, pihaknya benar-benar merasa terbantukan. Tersedianya standar teknis pelayanan dalam penanganan krisis kesehatan akibat Covid-19. Seperti ketika ada bencana alam dan di saat yang bersamaan dibutuhkan untuk pemakaman jenazah Covid-19, personel BPBD Jember tidak kewalahan. (mkr)