Bojonegoro Kedatangan Ratusan Santri Temboro, 4 Reaktif Rapid Tes

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 28 April 2020 Jam 18.00 Wib terus bertambah. Hal ini setelah kedatangan para santri dari Temboro, Kabupaten Magetan sebanyak 127 orang.

Dari jumlah tersebut ada 4 santri Temboro yang telah diperiksa dan dinyatakan kondisinya reaktif atau dikategorikan Orang Tanpa Gejala (OTG) terjangkit Covid-19.

Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin mengatakan, untuk hari ini jumlah ODP bertambah 5 orang dan untuk status PDP sebanyak 4 orang. Mereka tersebar di Kecamatan Trucuk 1 orang dan di Kecamatan Bojonegoro 1 orang (status PDP kemarin) lalu ada penambahan sebanyak 2 orang di Kecamatan Kepohbaru 1 orang dan Trucuk 1 orang (PDP baru).

Sedangkan, status PDP kumulatif sebanyak 7 orang, 4 orang dalam pengawasan dan 3 orang meninggal dunia, “Untuk status positif terkonfirmasi kumulatif sampai hari ini sebanyak 8 orang, 1 orang meninggal dunia, dan yang lainya dirawat,” ujar Masirin, Selasa (28/4/2020).

BACA JUGA :  Asik Nyedot Sabu, Komplotan Pencuri Sepeda Diciduk

Ia menambahkan, untuk santri Temboro sudah diisolasi, ada yang diarahkan ke tempat isolasi di UPT BLK Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander serta adapula yang diisolasi di Rumah Sakit Bhayangkara dan di Desa masing-masing.

“Santri yang diisolasi di BLK sebanyak 14 santri dan 4 Santri yang dinyatakan reaktif atau berstatus OTG diisolasi di RS Bhayangkara,” jelas Kabag Humas Pemkab Bojonegoro.

BACA JUGA :  Cegah Kerumunan, Masuk Jalan Pahlawan Madiun Harus Lewat 'Gerojokan'

Dilanjut Masirin, terkait kondisi kesehatan 4 santri reaktif atau OTG, pihak RS bakal mengawasi secara seksama perkembangan 4 santri itu. Pasalnya, meski secara keseluruhan santri telah melakukan rapid tes, namun hanya 4 santri yang dinyatakan reaktif atau masuk OTG.

Untuk status ODR sebanyak 37.311 orang dan OTG sebanyak 216 orang, Masirin berharap agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan pemerintah agar warga tetap dirumah saja, jaga jarak, selalu cuci tangan, pakai masker dan jangan mudik. (bro)