Bocah 8 Tahun Dijadikan Budak Seks Pria Beristri di Ponorogo

Reporter : Redaksi - klikjatim

Ilustrasi pencabulan anak bawah umur

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo menangkap Hartono (36) warga Kecamatan Jenangan. Pelaku ditangkap setelah polisi menerima laporan asusila disampaikan keluarga Bunga (8). Pelaku dilaporkan  telah mencabuli korban berumur delapan tahun beberapa kali.

BACA JUGA :  KONI Probolinggo Bagikan Bonus Ùntuk Atlet Berprestasi

Kanit PPA Satreskrim Polres Ponorogo Ipda Gestik Ayudha Ningrum menjelaskan, pelaku tidak hanya berbuat cabul dengan korban Bunga, namun juga ada korban lain gadis usai 15 tahun yang masih sekolah SMP.  “Hartono ini menurut pengakuan para tetangga dan saksi di sekitar TKP pernah melakukan perbuatan tersebut terhadap dua anak,” tutur Kanit PPA Satreskrim Polres Ponorogo Ipda Gestik Ayudha Ningrum kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Dikatakan, kasus pertama tidak dilaporkan. Saat itu, korban masih duduk di bangku SMP atau berusia di bawah 15 tahun. Korban yang ketahuan dan dilaporkan ini usia 8 tahun. Hartono diketahui sudah berkeluarga. Ia mempunyai istri dan dua anak perempuan. Hartono diketahui sering mampir ke rumah korban, karena yang bersangkutan merupakan teman ayah korban. Hartono mengaku sudah melakukan pencabulan dengan korban sebanyak tiga kali. “Tiga kali, saya janjiin internet,” kata Hartono.

Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis menambahkan, tersangka diketahui sering berkunjung ke rumah korban karena tetangga. “Kejadian pertama pada akhir Oktober 2020 sekitar pukul 20.00 WIB. Korban di rumah, ayahnya pergi dan neneknya di dapur, tersangka terpikat dengan paras korban dan membujuk rayu,” kata Azis.

Korban diiming-imingi internet, lanjut Azis, sehingga termakan bujuk rayu tersangka. Perbuatan bejat itu pun dilakukan kembali pada 26 Desember 2020 sekitar pukul 20.00 WIB. “Saat itu ayah korban keluar rumah, neneknya di dapur. Tersangka mulai melancarkan aksinya, tiba-tiba neneknya ke ruang depan. Akhirnya perbuatan tersangka ketahuan dan dilaporkan,” papar Azis. (hen)