Besok, MA Dijadwalkan Tes Swab Ulang di RSUD Soetomo

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin. (Ah. Hilmi Nidhomudin/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin (MA) telah menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif Covid-19. Namun perkembangannya terkini, mantan Kapolda Jawa Timur (Jatim) tersebut akan dijadwalkan tes swab ulang di RSUD dr. Soetomo Surabaya, pada Kamis (17/9/2020) besok.

BACA JUGA :  Tergiur Edarkan Sabu, Karyawan Pabrik di Gresik Dijebloskan ke Tahanan

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Divisi Hukum dan Pengawasan Kota Surabaya, Soeprayitno mengatakan, apabila hasilnya negatif setelah swab besok akan dilanjutkan tes kesehatan pada tanggal 18-19 September. Tapi jika hasilnya masih positif, maka akan dilakukan isolasi mandiri selama tiga hari.

“Ketika nanti hasilnya negatif (Covid-19) maka bisa langsung masuk pada pemeriksaan kesehatan. Namun jika positif akan dilakukan isolasi mandiri,” terang Soeprayitno, Selasa (15/9/2020).

Perlu diketahui sebelumnya, tes kesehatan untuk bakal pasangan calon (bapaslon) sejatinya dilakukan pada tanggal 8 dan 9 September. Dan bakal calon MA tidak bisa mengikutinya karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Soeprayitno menambahkan, KPU Surabaya pun membuat tahapan baru. Yaitu dengan menjadwalkan ulang tahapan tes kesehatan yang sebenarnya sudah lewat. Dan hal ini juga diperbolehkan KPU pusat.

“Memang diperbolehkan. Jika salah satu bapaslon positif Covid-19, maka pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani ditunda hingga bapaslon tersebut dinyatakan negatif,” tambahnya.

Saat disinggung lebih jauh lagi, Soeprayitno tidak mau berandai-andai apabila tes kesehatan terhadap bakal calon MA belum bisa dilakukan hingga tanggal 21-22 September karena masih positif. Dan sesuai tahapan, jadwal penetapan calon dilaksanakan pada tanggal 23 September. Kemudian tanggal 24 pengundian nomor urut dan masa kampanye dimulai tanggal 26 September sampai 5 Desember.

“Kita hanya melihat 17 September itu, apakah yang bersangkutan datang untuk menjalani tahapan tes kesehatan, gitu saja. Saya tidak mau berandai-andai,” pungkasnya. (nul)