Berikan Solusi Peningkatan Kapasitas, Petrokimia Gresik Salurkan Pinjaman Modal

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Penandatanganan terkait pinjaman modal kerja antara Petrokimia Gresik dengan Mitra Binaan. (for klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Upaya untuk mendorong kemajuan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa dilakukan banyak pihak. Termasuk peran dari perusahaan, seperti PT Petrokimia Gresik (PG) yang merupakan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero).

Misalnya dengan cara menyalurkan program pinjaman modal kerja. Tak tanggung-tanggung, PG selaku perusahaan solusi agroindustri sudah menganggarkan senilai Rp 7,246 miliar.

Pinjaman ini disalurkan kepada 53 Mitra Binaan (MB) dengan total anggota 300 orang. Mereka tersebar di Kabupaten Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Magetan, Tuban, Malang, Blitar, dan Ponorogo.

BACA JUGA :  Sopir Angkut dan Petugas Lalu Lintas di Gresik Giliran Dapat Jatah Vaksin

Bukti keseriusan perusahaan direalisasikan melalui penandatanganan bersama, pada September lalu. Di antaranya dengan mitra binaan di bidang usaha industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.

Manager CSR PG, Lukman Harun mengungkapkan, penyaluran pinjaman modal kerja merupakan salah satu kewajiban PG. Khususnya dalam melaksanakan program kemitraan dan bina lingkungan, sesuai Peraturan Menteri (Permen) BUMN yang berlaku.

“Dan selama ini PG konsisten menyalurkan pinjaman modal kerja kepada pelaku UMKM di berbagai bidang usaha,” terangnya.

Selain itu, PG juga melakukan pembinaan. Mulai dari pelatihan, pendidikan hingga terkait promosi dan pameran agar usaha mitra binaan bisa berjalan dengan baik, berkembang, serta menjadi mandiri.

Kata Lukman, penyaluran pinjaman modal kerja dalam program kemitraan ini merupakan kontribusi PG, terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Terutama bagi para mitra binaan.

BACA JUGA :  Jelang Idul Fitri, Jatim Perketat Kedatangan Migran

“Kami berharap para mitra binaan dapat memanfaatkan pinjaman modal kerja ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan peruntukannya. Yaitu meningkatkan dan mengembangkan usahanya masing-masing,” paparnya.

Sementara itu, Manager Penjualan Produk Pengembangan (P3), Arief Wahyutomo menambahkan, bahwa PG telah bertransformasi menuju perusahaan solusi agroindustri. “Untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, PG kini bertransformasi,” ujarnya.

Selain menghasilkan berbagai macam pupuk, PG juga memiliki produk-produk pengembangan yang dapat memperlancar dan meningkatkan hasil usaha para MB. Antara lain probiotik Petrofeed untuk mitra binaan ternak sapi, Petrofish di bidang perikanan, Petro Hi-Corn, Biofertil, Petro Chili untuk bidang perkebunan. (nul/roh)