Beredar Dugaan Penculikan Anak di Ponorogo, Polisi Masih Selidiki

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Kabar dugaan kasus penculikan anak di Ponorogo, telah beredar melalui pesan secara berantai di beberapa grup WhatsApp (WA) milik warga Ponorogo dan grup Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo Tanpa Sensor (ICWP TS).

Unggahan terkait kabar dugaan penculikan anak tersebut pertama kali dishare oleh akun Falissa Jenna Almahira Lisa di grup facebook ICWP TS. Ia mengunggah video yang diduga pelaku penculikan dengan sebuah caption “Kilo jareke penculikan anak lur, mboh nyulik opo maling sing penting podo waspada. Hati-hati ae pelakune sek diamankan 1 pelaku neng Polsek jambon. 3 pelaku lain kabur membawa mobil (ini katanya penculikan anak, menculik apa maling yang penting sama waspada. Hati-hari saja, pelakunya masih diamankan 1 pelaku di Polsek Jambon. 3 pelaku lain kabur membawa mobil).

Selain itu juga ada status WhatsApp yang menyebutkan (diduga) 5 orang pelaku pencurian toko dan penculikan anak. Dalam status WA tersebut juga dituliskan “Bukti tidak setia kawan. 1 orng tertangkap, yang 4 kabur naik mobil”.

Ngatos-ngatos nggih bapak/ibu yang putra putrinya sering main-main di luar rumah sendirian tanpa pengawasan (hati-hati ya bapak/ibu yang putra-putrinya sering main-main di luar rumah sendirian tanpa pengawasan),” lanjut tulisnya.

“Niku pelaku pencurian di Toko Maharani Jambon, kaleh penculikan anak kelas 4 SD di Kapuran, Badegan. (Itu pelaku pencurian di Tiko Maharani dengan penculikan anak kelas 4 SD di Kapuran, Badegan). Alhamdulillah anaknya dilepaskan lagi, diturunkan di Pakis,” tulis di status WA tersebut.

Sementara Kapolsek Badegan, Iptu Agus Wibowo ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sedang di lokasi dugaan penculikan anak. “Kami meminta keterangan orang tua sekaligus anaknya,” pungkasnya. (nul)