Berdayakan 1000 UMKM, Pemkab Gresik Gandeng Petrokimia

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Tak kurang dari 1000 UMKM mendapatkan binaan mengurus legalitas usaha dan strategi bisnis serta pengembangan usaha.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menuturkan, Program ini merupakan bagian dari Nawa Karsa, Yakni Gema Karya (Gresik Mandiri dan Berkarya).

“Fokus kami menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan, seperti arahan Presiden Joko Widodo agar fokus di salah satu bidang,” tutur Bupati Muda itu di Resto Mustika Rasa, Rabu (14/04/2021).

Upaya ini ditempuh untuk percepatan pertumbuhan ekonomi di kabupaten Gresik dengan memaksimalkan kelompok usaha mikro kecil dan menengah.

“Pemerintah harus hadir dalam hal ini menggandeng salah satu BUMN yakni Petrokimia dalam hal pendanaan, karena Postur APBD Kita kurang sehat, dampak dari adanya pandemi,” ujar Yani.

Kedepan, Gus Yani mencanangkan forum CSR yang melibatkan berbagai perusahaan di Kabupaten Gresik baik BUMN maupun Swasta untuk mendampingi sektor UMKM di Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan Forum CSR bisa kita Bangun untuk menanggulangi Beban APBD,” jelasnya.

Sementara itu Anggota Komisi XI DPR-RI Sarmuji yang turut hadir memuji strategi pengembangan UMKM yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Gresik menggandeng Petrokimia.

“Kami menyambut gembira, dan selanjutnya bisa dikolaborasikan dengan mitra komisi 11 seperti Bank Indonesia yang hari ini sedang giat-giatnya melakukan digitalisasi UMKM,” ungkap Ketua DPD Golkar Jatim itu.

Menurut Sarmuji, kedepan pemain kolaborasinya yang terlibat perlu ditambahkan.

“Kuncinya di data, seperti klasifikasi level UMKM, mana yang siap Ekspor dan mana yang masih perlu dampingan harus valid,” ujar Sarmuji.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyebut kolaborasi dengan pemerintah kabupaten Gresik ini sejalan dengan peran BUMN untuk meningkatkan dan memajukan UMKM.

“Kebetulan Petrokimia juga kordinator Satgas. Kami juga berkordinasi rumah BUMN yang menggerakkan UMKM Se Indonesia. Kami juga akan bekerjasama dengan Bank Himbara untuk pendanaannya, kami juga akan menggerakkan BUMN di Jawa Timur, Tentunya akan sejalan dengan program Pak Bupati,” bebernya.

Di Gresik sendiri, Lanjutnya, pihaknya mempunyai aplikasi pasar digital (Padi) UMKM. Dimana Petrokimia Gresik punya privilege untuk menjalin kerjasama dengan mitra binaan UMKM yang lebih dari 50 persennya berasal dari Gresik. Hingga sampai saat triwulan pertama ini sudah diatas 9,2 Milyar (Omzet UMKM Binaan).

“Sejalan dengan digitalisasi memang suatu keharusan, tentu UMKM tidak bisa berdiri sendiri, tentu harus dibina dan dibimbing agar bisa menyesuaikan dengan kondisi saat ini,” bebernya.

Salah satu pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dalam pembinaan, Hasan, menuturkan bila dirinya dan peserta yang lain didampingi cara mengurus legalitas Usaha Kerupuk miliknya.

“Tadi disampaikan tak kurang dari 7 materi, ada dari BPOM dan dinas kesehatan. Kami diajari cara daftar OSS dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga),” cerita Pemilik UD Sekeco Food. (bro)