Berdalih Cari Uang Tambahan, Dua Budak Sabu Asal Balongpanggang Ini Nyambi Jadi Kurir

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Dua tersangka kasus sabu-sabu. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Mohammad Slamet, warga Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang dan Yogi Permana Putra (21), warga RT 02 RW 01 Dusun Barat, Desa Klotok Kecamatan Balongpanggang ini hanya bisa pasrah digelandang ke Mapolres Gresik. Sebab keduanya kedapatan mengkonsumsi sabu, sekaligus menjadi kurir barang haram tersebut.

BACA JUGA :  Dorong Percepatan, Kodim 0811 Tuban Sediakan Seribu Dosis Vaksin Covid

Kronologis penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan terpisah. Awalnya, anggota Satreskoba Polres Gresik terlebih dulu meringkus tersangka Yogi.

Berdasarkan informasi yang diterima petugas, tersangka Yogi diduga melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Kemudian petugas menyelidiki dan berhasil menangkapnya di salah satu rumah di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada Kamis (7/1/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. 

“Saat ditangkap, tersangka Yogi kedapatan menguasai satu plastik klip berisi sabu seberat 0,32 gram yang disembunyikan di dalam bungkus bekas rokok,” ungkap Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Hery Kusnanto, Senin (11/1/2021).

Tidak cukup di situ. Polisi juga berhasil menemukan barang bukti (BB) lain dari tangan tersangka berupa tas selempang warna hitam yang berisi satu buah pipet kaca bekas pakai, satu unit timbangan digital, satu buah tutup botol dengan dua lubang lengkap menggunakan sedotan plastik bekas pakai. Serta satu buah HP (handphone) yang digunakan sebagai alat komunikasi peredaran gelap narkoba.

Ketika diinterogasi petugas, tersangka Yogi yang merupakan tamatan SD tersebut mengaku, mendapatkan barang haram berbentuk kristal putih itu dari rekannya di Kecamatan Balongpanggang. Tidak buang waktu lama setelah penangkapan tersangka Yogi, polisi berhasil meringkus tersangka Mohammad Slamet di kediamannya sekitar pukul 19.45 WIB.

Dari penggerebekan ini, tersangka sudah tidak bisa berkutik lagi. Karena polisi telah menemukan barang bukti satu buah pipet kaca bekas pakai, yang di dalamnya berisi narkotika jenis sabu seberat 2,32 gram siap edar. 

“Selain itu kami juga mengamankan satu set alat isap berupa botol minuman plastik yang terdapat dua lubang berikut sedotan dan satu buah HP,” imbuh perwira dengan tiga balok di pundak itu.

Di hadapan penyidik, kedua tersangka mengakui perbuatannya. Mereka berdalih menjadikan kurir sabu hanya untuk mencari uang tambahan atau sebagai kerja sambian saja. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Gresik. “Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (nul)