Berantas Rokok Ilegal, Pemerintah Gelar Sosialisasi di Desa Pekarungan Sukodono

Reporter : Catur Rini - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo, memberikan sosialisasi terkait rokok ilegal kepada masyarakat. Kegiatan yang didukung oleh Bea Cukai kali ini berlangsung di Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Selasa (12/10/2021).

BACA JUGA :  Gelandang asal Jepang Bakal Masuk Skuad Persebaya di Liga 1 Musim 2021

Dalam acara kali dibuka oleh Kasie Pemerintahan, Kecamatan Sukodono. Adapun tujuan dari kegiatan tersebut untuk menanggulangi produk rokok ilegal yang beredar luas, sehingga konsumen serta masyarakat mengetahui tentang perbedaan antara produk rokok ilegal dan rokok legal. 

Kepala Bidang (Kabid) PIKOM, Kusdianto dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan sosialisasi pemberantasan rokok ilegal ini ditempatkan di seluruh desa-desa. Dan sudah ada 14 desa yang menerima kegiatan ini, karena tujuan dari kegiatan yang anggarannya bersumber dari dana cukai tersebut memang diperuntukkan bagi daerah-daerah. Termasuk bagi masyarakat seperti kegiatan sosialisasi kali ini.

Selain itu, juga bisa berupa pemasangan baliho imbauan kepada masyarakat. “Melalui sosialisasi ini, selain memberikan pengetahuan kepada masyarakat juga imbauan agar jangan sampai mengkonsumsi rokok ilegal, serta mengedarkan rokok ilegal. Karena akan berhadapan dengan hukum. Selain melalui tatap muka, juga reklame elektronik seperti radio, TV dan internet,” tambahnya.

Sementara narasumber dari Bea Cukai Sidoarjo, Tita Puspita menjelaskan bahwa pita cukai dan ciri rokok ilegal yang merupakan bentuk pelanggaran, apabila ada indikasi mengedarkan rokok ilegal. Dan dana bagi hasil cukai tembakau ini juga bisa untuk kesejahteraan masyarakat seperti dalam bentuk bantuan bagi karyawan pabrik rokok.

“Kami berharap setelah sosialisasi ini dari para peserta bisa memberikan informasi, apabila ada peredaran rokok ilegal, sedikit apapun informasi itu sangat berguna bagi kami,” pungkasnya.

Satpol PP Sidoarjo, Karyono menambahkan, pihaknya akan melakukan penindakan sesuai kewenangan dari Pemerintah Sidoarjo yang bekerjasama dengan TNI-Polri terkait, apabila ditemukan barang ilegal saat melakukan pemantauan langsung di toko dan di pasar terdapat barang ilegal tersebut. Baru setelah itu dari pihak bea cukai yang memeriksa terkait pita cukai dan penindakannya. (adv/nul)