Belum Setahun Operasi, Kapal BSJ Merugi Berlayar di Gresik

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Kapal Blue Sea Jeat 1 saat sandar di Pelabuhan Gresik.(Miftahul Faiz /klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik–Meski belum setahun berlayar, Kapal Blue Sea Jet (BSJ) akhirnya berhenti berlayar di Gresik. Kapal jurusan Gresik-Bawean itu tak mampu lagi beroperasi akibat merugi setelah berlayar delapan bulan.

Wakil Direktur PT Samudra Tujuh selaku pengelola Kapal BSJ Mustain saat dikonfirmasi membenarkan. Dia mengatakan telah mengajukan surat berhenti berlayar melayani penumpang rute Gresik-Bawean kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik.

BACA JUGA :  Pelindo III Sulap Kampung Sarioso dari Biasa Menjadi Kampung Warna Warni Luar Biasa

“Tanggal 10 Januari 2020 kami sudah berhenti. Insyallah ada penggantinya,” katanya.

Kadishub Gresik Nanang Setiawan mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari pengelola BSJ terkait berhenti operasi. Alasannya, kata Nanang, biaya operasional pelayaran selama ini tinggi. Sehinggi perusahaan merugi.

“Kapal itu boros. Selain itu rawan juga terhadap lumpur, karene sedimentasi di Pelabuhan Gresik tinggi,” katanya.

BACA JUGA :  Sosialisasi SPO di Lapas, Berharap Pegawai dan Penghuni Masuk Sensus

Menurut Nanang, Kapal BSJ telah dilepas kepada pihak lain. Desember ini ada beberapa peminat yang melakukan penawaran untuk memiliki Kapal BSJ.

“Tapi PT Tujuh Samudra masih ingin beroperasi berlayar di Gresik,” ungkap Nanang. (iz/mkr)