Beli Motor, 64 Warga Gresik Ditipu Sales Leasing, Begini Modusnya

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik—Misbahul Munir (40) harus mengakhiri perjalanannya sebagai penipu kelas wahid di Kabupaten Gresik. Sebagai sales motor, pria yang tinggal di Peganden Indah, Desa Peganden, Manyar, ini telah menipu 64 pembeli motor.

BACA JUGA :  Medsos Bisa Jadi Pilihan Media Kampanye Saat Pandemi

Semua korbannya warga Gresik. Selama ini korban berprofesi sebagai sales perusahaan leasing PT FIF di Kabupaten Gresik. Hasilnya yang didapatkan pelaku sekitar Rp 6 miliar. Uang tersebut digunakan foya-foya oleh pelaku.

Dalam menjalankan modus operandinya, pelaku sebagai sales menerima pembelian motor baik tunai maupun kredit. Kali ini yang menjadi sasaran pelaku adalah para konsumen yang membeli tunai.

“Uang tunai dari para konsumen untuk pembelian motor itu ternyata tidak disetorkan semuanya kepada leasing,” kata Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, Seni (19/10/2020).

Menurut Arief, para konsumen yang membeli tunai itu ternyata dilaporkan ke leasing membeli dengan cara kredit. Dari pembelian itu para korban hanya diberikan STNK.

“Untuk BPKB hanya dijanjikan terus oleh pelaku, sehingga konsumen mulai curiga,” tuturnya.

Para korban mulai meradang saat setiap bulan selalu ditagih debt collektor. Korban kemudian meluruk kantor dealer.

“Dari situlah terungkap jika pembelian tunai yang dilakukan korban dialihkan oleh pelaku dengan pembelian secara kredit,” papar Arief.

Dikatakan, agar para korban yakin pelaku megaku jika telah menjadi kepercayaan dari perusahaan leasing dan telah bekerja 10 tahun. Dengan omongan yang meyakinkan dari pelaku, para korban pun pasrah kepada pelaku.

“Uang muka yang diberikan kepada leasing hanya Rp 3-5 juta,” kata mantan Kapolres Ponorogo itu.

Setelah dilaporkan, tersangka sempat menjadi buron polisi sebelum akhirnya berhasil di Lamongan. Kini tersangka telah mendekam di sel tahanan Polres Gresik dan dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman penjara empat tahun. (mkr)