Bejat, Remaja Pengangguran Cabuli 10 Gadis ABG

Reporter : Redaksi - klikjatim

Anggota Satreskrim Polresta Kediri saat mengamankan BN (19) warga Desa Kedawung Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri atas perbuatan cabul terhdaap 10 gadis ABG.

KLIKJATIM.Com | Kediri – Satreskrim Polresta Kediri membekuk BN (19) warga Desa Kedawung Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri Jumat (5/6/2020). Pria penganguran ini dilaporkan mencabuli 10 gadis di bawah umur. Korban salahsatunya pelajar SMA yang disetubuhi dua di sebuah rumah dan lahan kosong.

BACA JUGA :  Tunjukan Jari Usai Nyoblos, Kafe di Sidoarjo ini Berikan Diskon 15 Persen.

“Penangkapan tersangka bermula dari laporan salah seorang korban. Tersangka dibekuk di rumahnya setelah sebelumnya menjadi buronan. Saat itu pelaku berada di teras depan rumahnya. Kemudian personel menangkap dan membawa pelaku ke Mapolresta Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kasubbag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi.

Dikatakan, dalam pemeriksaan tersangka mengaku bahwa dia pertama kali menyetubuhi korban, seorang siswi SMA pada awal Januari 2020 lalu. Dia melakukan tindakan bejatnya disalah satu rumah. Tak puas, tersangka kembali melakukan perbuatan serupa pada Februari. Kali ini tindakan persetubuhan dilakukan di rumah kosong yang tidak jauh dari rumahnya.

BACA JUGA :  Ikatan Dokter Indonesia Siap Vaksinasi 182 Juta Warga Indonesia

Dari hasil interogasi petugas, tersangka mengaku melakukan tindak pidana persetubuhan dengan seorang korban. Tetapi dia juga melakukan perbuatan cabul dan bersetubuh dengan beberapa perempuan lainnya yang diduga masih berada di bawah umur. “Sementara ini, hasil pemeriksaan ternyata pelaku melakukan perbuatan cabul dan persetubuhan kepada lebih dari 10 perempuan,” tegas AKP Kamsudi.

Salah satu korban berinisial AN, sudah 15 kali disetubuhi oleh Tersangka. “Pelaku saat ini masih berada di ruang tahanan Mapolresta Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami menduga masih ada korban lainnya. Dari hasil pemeriknsaan sementara didapati fakta bahwa pelaku melakukan perbuatan yang sama kepada lebih dari 10 orang dan rata-rata masih dibawah umur,” tutup AKP Kamsud.(hen)