Bayi yang Digadaikan Ibu Kandungnya Kembali, Ayah Menangis Menahan Rindu

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Bayi yang digadikan ibu kandungnya akhirnya kembali ke pelukan ayahnya. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan–Bayi yang sempat digadaikan ibunya di Kabupaten Pasuruan, akhirnya kembali ke pangkuan orang tuanya. Sementara ibu bayi, Eka Septiana harus mendekam di sel tahanan Mapolres Pasuruan lantaran menyebar berita bohong penculikan anak kandungnya.

Gunawan Wibisono, ayah bayi yang digadaikan ibunya sendiri tak kuasa menahan air matanya setelah buah hatinya kembali ke pelukan. Ya, anak Gunawan berinisial KMN itu digadaikan oleh istrinya sendiri kepada temannya, Mishadi. Bapak dua anak ini mengaku sangat merindukan anaknya. Sebab, sudah seminggu lebih dirinya tidak bersua.

“Alhamdulillah anak saya kembali lagi ke saya. Terima kasih Pak Kapolres Pasuruan sudah serahkan anak saya,” kata Gunawan di Mapolres Pasuruan, Selasa (21/1/2020).

BACA JUGA :  Hadapi Masa Tanam 2021/2022, PTPN XI-Peruri Bantu Modal Petani Tebu Ngawi

Seperti diberitakan sebelumnya, bersama istrinya Gunawan melapor kepada polisi atas dugaan penculikan anaknya. Bahkan, Gunawan menemani istrinya melapor di kantor polisi. Gunawan mengetahui anaknya selam ini dirawat di rumah sakit lantaran sedang sakit. Namun, tiba-tiba istri korban menyatakan jika anaknya hilang diculik orang tak dikenal.

“Setahu saya, anak saya sakit dan dibawah ke rumah sakit untuk dirawat. Tiba-tiba dikabarkan anak saya dikabarnya diculik dia orang tidak dikenal,” ungkapnya.

Setelah diselidiki polisi, akhirnya sandiwara Eka terbongkar. Bayi tersebut digadaikannya kepada temannya, Mishadi. Dari Mishadi, tersangka Eka mendapatkan pinjaman uang Rp 1 juta. Sementara, bayinya yang masih berumur dua bulan dijadikan sebagai jaminan.

BACA JUGA :  PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan PT Elnusa Tbk Sepakati Kembangkan Teknologi Geothermal

Gunawan dan Eka telah mengarungi rumah rumah tangga selama 11 tahun. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai dua anak. Gunawan mengaku, selama menjadi kepala keluarga dirinya selalu mencukupi kebutuhan istrinya sebagai ibu rumah tangga. “Saya tidak tahu persoalan utang istri saya berapa,” aku dia.

Akibat, perbuatannya membuat laporan palsu dan menggadaikan anaknya sendiri, kini Eka Septiana harus mendekam di penjara. Sebagai suami, Gunawan legawa istrinya mendapatkan hukuman tersebut. “Tidak apa-apa saya sudah rela. Biar dibuat pembelajaran dia, makanya berumah tangga itu harus terbuka,” jelasnya.

Meski mendekam di balik jeruji besi, Gunawan mengatakan akan tetap mencintai istrinya seperti sebelumnya. Dia akan merawat anak-anaknya tanpa ditemani sang istri. “Saya tetap mencintai dia dan selalu setia. Karena saya nikahi istri saya sudah sebelas tahun,” pungkasnya. (dik/mkr)