Banyak Pengangguran Balik ke Desa, Pemkab Bojonegoro Siapkan Program Padat Karya

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Penyebaran Covid-19 khususnya di Bojonegoro saat ini belum menunjukkan arah penurunan. Tentunya ini akan mempengaruhi dampak ekonomi masyarakat selama pandemi Covid-19.

Dengan melalui program padat karya di sektor pertanian dan di desa bisa membantu petani serta masyarakat di desa.

BACA JUGA :  Promo Merah Putih, Diskon Pembelian Part Hingga 76%

Kepala Dinas Pertanian Helmy Elisabeth menjelaskan, di tahun 2020 ini program petani mandiri dengan KPM nya telah terealisasi di 160 kelompok tani. Dengan cairnya bantuan KPM, 160 poktan tersebut, maka anggotanya akan berdaya dan bisa melaksanakan musim tanam sehingga hal ini dapat menyerap tenaga kerja yang tergabung dalam regu tanam.

Dalam setiap regu tanam ini beranggotakan 6 sampai 10 orang, Jadi dengan 160 poktan dapat menyerap sekitar 1.600 tenaga kerja,” ungkap Helmy Rabu (16/9/2020)

Sedangkan menurut Helmy, dalam jangka panjang Pemkab Bojonegoro sudah menyiapkan rencana yang matang di tahun 2021, yakni dengan memberikan bantuan keuangan kepada Desa untuk memicu terciptanya lapangan pekerjaan melalui padat karya. 

Sementara itu Machmudin Kepala DPMD Kabupaten Bojonegoro menambahkan, Bantuan Keuangan Desa (BKD) ini nanti diharapkan dapat membantu perbaikan infrastruktur  yang selama ini belum terdanai dari APBDesa.

“Bantuan keuangan Desa yang dilaksanakan dengan swakelola tersebut akan membuka lapangan pekerjaan bagi warga Desa setempat” jelasnya.

Untuk mendukung program BKD Kepala Dinas PMD akan ada perubahan Perbup terkait pedoman pengelolaan bantuan keuangan kepada Desa. “Iya nanti akan ada perbup terkait pedoman BKD,” pungkasnya. (bro)