Bantuan Polri Untuk Para Sopir dan Kenek, 600 Ribu Tiap Bulan

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Kapolres Bojonegoro AKPB M Budi Hendrawan saat launching Program Polri Peduli Keselamatan Tahun 2020. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro –  Dengan mewabahnya pandemi Virus Corona, membuat perekonomian kurang stabil dan dirasakan kelompok masyarakat pekerja nonformal. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) mendata sopir dan kenek untuk diberikan bantuan selama wabah Corona ini.

Mereka yang calon penerima merupakan sopir dan kenek bus, MPU, angkot, ojek pangkalan, Delman hingga tukang becak yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda).

Bantuan berupa uang yang diberikan kepada sopir dan kenek tersebut, secara simbolis di launching di Mabes Polri, Jakarta dengan tema “Program Polri Peduli Keselamatan Tahun 2020”, Rabu,(15/04/2020).

Kapolres Bojonegoro Budi Hendrawan, mengemukakan, Program Polri Peduli Keselamatan Tahun 2020 merupakan program dari Mabes Polri melalui Korlantas Polri. Polisi akan memberikan bantuan berupa uang kepada sopir dan kenek bus, MPU, angkot, ojek pangkalan, Delman hingga tukang becak  yang tergabung dalam Organisasi angkutan darat (Organda), yang terkena dampak dari wabah virus corona atau Covid-19. 

“Bantuan tersebut rencananya dibagikan sebesar Rp 600.000 per bulan diberikan selama tiga bulan” ujar Kapolres Bojonegoro.

Menurutnya, Program ini langsung dari Mabes Polri melalui Korlantas. 

Budi Hendrawan menambahkan, bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai. Tetapi berupa e-Money yang bekerja sama dengan Bank BRI. Sehingga penerima dapat langsung membeli kebutuhan di minimarket atau tempat lainnya.

Bantuan ini tidak diperoleh cuma-cuma, setiap calon penerima bantuan juga harus mengikuti pelatihan yang telah disusun satuan lalu lintas. Materi latihan tentang protokol pencegahan virus corona hingga safety driving dan safety riding.

BACA JUGA :  Siap-siap! Produk IT Terbaru Bakal Banjiri Indonesia Usai Vaksin Covid-19 Diproduksi

Sedangkan Kasat Lantas Polres Bojonegoro, Mohammad Amirul Hakim menjelaskan, program ini langsung dari Mabes Polri melalui Korlantas Polri.  Ini seperti Program Kartu Prakerja, namanya Program Keselamatan oleh Polri yang mengombinasikan bantuan sosial dan pelatihan. Sedangkan yang mendapatkan bantuan ini sopir dan kenek bus, MPU, angkot, ojek  hingga tukang becak. Untuk penerima bantuan menurut data Satlantas sebanyak 1.162 orang.

“Bantuan ini tidak diperoleh cuma-cuma. Penerima bantuan harus mengikuti pelatihan dari Satlantas dan Urusan Kesehatan(Urkes) Polres Bojonegoro,” ucap Mohammad Amirul Hakim.

BACA JUGA :  Paska Atap Ambruk, Sejumlah Siswa SDN Gentong Masih Trauma Sekolah

Di tempat yang sama, Ketua Organda Bojonegoro, Suyanto mengucapkan terima kasih kepada Polres Bojonegoro dan Polri telah memberikan bantuan kepada kami yang tergabung dalam Organda Bojonegoro, semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga, apalagi dalam kondisi saat ini cukup kesusahan.

“Terima kasih Polres Bojonegoro, yang sudah memberikan bantuan kepada kami,” ucap Suyanto.

Untuk video conference di Polres Bojonegoro diikuti Kapolres Bojonegoro, Budi Hendrawan, Kasat Lantas, Mohammad Amirul Hakim, Kasubbag Humas, Ismawati, perwakilan dari Bank BRI Cabang Bojonegoro, Ketua Organda Bojonegoro, dan anggota Satlantas. (bro)