Bandeng Mentari Mengare Tembus Pasar Ekspor, Dewan Dorong Bentuk Koperasi Untuk Tembus Pasar Internasional

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

enyerahan sertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) kepada pemilik usaha bandeng Mentari Mengare (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Kebijakan Pemerintah Daerah mendorong pelaku usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik bisa ekspor secara mandiri sudah dilakukan oleh salah satu umkm di Mengare Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. 

BACA JUGA :  Warga Bangkalan dan Gresik Terima Bantuan PHE WMO

“Alhamdulillah ada UKM kita yang sudah mendapatkan sertifikasi HACCP ( Hazard Analysis Critical Control Point ), yaitu Bandeng Mentari dari Mengare , pemilik Pak Anim,” ungkap wakil ketua komisi II DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir. 

UMKM  Bandeng Mentari sendiri merupakan binaan dari Diskoperindag dan Dinas Perikanan Kabupaten Gresik yang berkolaborasi dengan Bea Cukai dan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu  (BKIPM) Surabaya. 

“Sekarang sedang merambah pasar ekspor bandeng, mudah-mudah sample yang dikirim ini bisa tembus pasar internasional,” ujarnya, Senin (21/6/2021). 

Anggota legislatif dan Pemerintah Daerah terus memberikan dukungan  baik dari pembinaan maupun anggaran agar ekosistem usaha ikan bandeng khususnya di Mengare bisa terkelola maksimal. 

“Tujuan akhir mudah-mudahan Mengare bisa menjadi Desa Devisa mengingat potensi perikanannya sangat luar biasa,” harapnya. 

Selanjutnya, Syahrul mendorong agar masyarakat Mengare membentuk koperasi atau kelompok usaha mikro agar ekosistem usahanya bisa ramai. 

“Nanti bisa disupport anggaran dari APBD. Tentu harus kolaborasi dengan pengusaha dan pemerintah agar usaha tersebut bisa diarahkan ke pasar internasional,” pungkasnya.