Bagikan Pakan Ternak, Pramuka Jatim Bergerak Bantu Warga Korban Erupsi Semeru

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

Anggota Kwarda Pramuka Jatim mengangkat bantuan pakan ternak

KLIKJATIM.Com I Jember – Brigade Penolong 13, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, terjun ke lokasi bencana alam erupsi gunung Semeru untuk memberikan bantuan pakan ternak kepada warga yang terdampak bencana di Desa, Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, pada Selasa, (7/12/2021).

[irp]

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore. Banyak sekali bantuan yang masuk untuk koban mulai dari sembako, pakaian, dan obat obatan.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, HM Arum Sabil mengungkapkan bahwa wakil bupati Lumajang, yang juga sebagai Kwatir Cabang Lumajang, Indah Amperawati menyampaikan pesan bahwa jika ingin membantu, agara tidak memberikan sembako atau pakaian, karena sudah over kapasitas, dan yang di butuhkan saat ini adalah dana.

Melihat hal tersebut, Pria yang akrab di panggil Kak Arum itu langsung melakukan mapping, mitigasi bencana dan assesment guna mengetahui apa yang harus di lakukan di lapangan. 

“Selain itu kami juga berkoordinasi dengan Kwartir cabang Lumajang. Info yang kami dapatkan dari kwarcab Lumajang, untuk kebutuhan pangan saat ini sudah berlebih. Ini menandakan semangat kemanusiaan dari berbagai pihak luar biasa,” tutur Pria yang akrab di panggil Kak Arum di sela-sela kegiatan.

Kak Arum mengungkapkan, pihaknya saat ini fokus pada hewan ternak yang terkadang lepas dari perhatian. Karena, menurutnya, kebutuhan pangan ternak juga harus di pikirkan.

“Tanah-tanah disitu yang tumbuh rumput sudah tertutup debu. Oleh karena itu pramuka hadir untuk support pakan ternak, yaitu silase komplivit. Dan ini nantinya akan kita kirim countiu kepada para peternak yang ada disitu,” tegas Kak Arum yang juga Wakil Ketua Umum DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Lebih jauh, ia mengungkapkan, untuk penyebaran bantuan pakan ternak kali ini, pihaknya membawa satu truk pangan ternak.

“Hari ini satu truk, satu karungnya 50 kg, nanti akan disalurkan dibantu pasukan Brigade Penolong 13 Kwarda Jatim,” katanya.

Bukan hanya pakan ternak saja, Kak Arum juga menjelaskan bahwa pihaknya membawa beberapa tenaga medis hewan.

“Tidak hanya masalah makannya saja, tapi kami pikirkan juga kesehatannya,” ungkapnya.

“Hari ini obat-obatan untuk hewan sudah kita siapkan, dan tim dokter dari Kwarda Jatim juga sudah kita luncurkan. Dan tentunya kami juga bersinergi dengan Dinas Peternakan Provinsi,” sambungnya.

Selain itu, Kak Arum juga mengajak untuk masyarakat agar berbagi peran sesuai instruksi gubernur.

“Setelah kita menyelamatkan manusianya, maka kita selamatkan ternaknya terkait ekonominya, mulai bersama-sama memikirkan irigasi pertanian disitu, kemudian infrastruktur transportasinya, dan juga hunian yang menjadi prioritas sebagai tempat tinggal mereka,” tukasnya.

Terpisah, Dokter Hewan Kabupaten Lumajang, Rofiah mengungkapkan bahwa dilokasi bencana alam, banyak hewan ternak yang mengalami luka-luka dan cidera.

“Ini sebagaian besar kena abu panas, jadi banyak yang luka-luka. Ada juga yang cidera patah tulang, dan lain sebagainya karena terburu-buru saat evakuasi. Dan yang paling banyak terkena gangguan saluran pernafasan,” katanya.

Sementara itu, peternak sapi di Desa  Sumberwuluh l, Agus Sodikin mengatakan bahwa banyak hewan yang tidak bisa diselamatkan.

“Yang meninggal banyak, kerbau, kambing, karena terendam lava dan hangus,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore.

Gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut juga mengeluarkan panas guguran dan hujan abu vulkanis cukup tebal. Erupsi Gunung Semeru berdampak pada warga di dua Kecamatan di Lumajang, yakni Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo. (*)