Bacawali Surabaya Jalur Independen Pede Dapatkan 200 Ribu KTP

Reporter : Redaksi - klikjatim

Ilustrasi

KLIKJATIM.Com | Surabaya–Pemilihan Walikota-Wakil Walikota Surabaya semakin seru. Usman Hakim dan Moh. Yasin pasangan calon Walikota-Wakil Walikota dari jalur independen tiba-tiba muncul. Bahkan, mengklaim siap menyetorkan 200 ribu lebih kartu tanda penduduk (KTP) ke KPU Kota Surabaya.

Usman Hakim mengatakan, duetnya bersama Yasin yang ia namai sebagai pasangan Merah-Putih ini telah menyiapkan KTP dimulai dari lima kecamatan. Yang di antaranya dari Surabaya Utara, karena melihat basis massa dari orang Madura kebanyakan tinggal di daerah Krembangan, Semampir, Pabean Cantian, Tambaksari, Bulak, dan Kenjeran.

BACA JUGA :  Media Sosial Jadi Penyebab Perceraian di Kalangan PNS Bojonegoro

“Saat ini terkumpul dari koordinator para tokoh Madura sudah ada 80 ribu beserta formulir dukungan. Kami bergerak masih satu minggu sudah 80 ribu,” terangnya saat di temui usai syukuran meresmikan posko merah putih di Jalan Kendang Sari, Surabaya, Minggu (17/11/19)

Pria yang bertempat tinggal di Sidotopo Wetan, Kenjeran itu juga menyatakan kesiapannya memenuhi segala syarat yang ditetapkan KPU Surabaya. Dia mengklaim, baru seminggu ini telah mengumpulkan 80 ribu Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat dukungan mendaftar ke KPU Surabaya.

“Kami berdua ini secara niatan dan tulus, insyaallah siap mencukupi persyaratan dari KPU. Dari aturan KPU, 138 ribu. Kami pasangan merah putih siap 200 ribu lebih,” katanya.

Ia juga mengatakan, bersama tim selama ini telah mensosialisasikan keinginanya maju dalam Pilwali Surabaya. Di dukung dengan background Moh Yasin sebagai kepala desa di Desa Pesarenan Sampang Madura.

BACA JUGA :  Mampu Tekan Penyebaran Covid, Pak RW dan Ketua Kampung Tangguh di Sidoarjo Terima Penghargaan

“Kita kan sudah gerilya. Target kita bulan Februari sudah setor,” tandasnya.

Seperti kita ketahui bersama, tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 bagi calon independen atau calon perseorangan akan dimulai pada 11 Desember 2019 sampai 5 Maret 2020.

Dalam hal ini, KPU menetapkan syarat dukungan untuk bakal calon independen Pilwali Surabaya 2020 minimal 138.565 dukungan warga, dan tersebar di minimal 16 kecamatan. Jumlah tersebut merupakan 6,5 persen dari DPT terakhir di Kota Surabaya yang mencapai 2.131.756. (nk/mkr)