Ayah Gabung Sejak 2017, Anak Sopir Dapat Beasiswa D3 dari Gojek

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

Salah satu mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Gojek bersama kedua orang tuanya. (ist)

KLIKJATIM.Com I Surabaya – Menyambut tahun ajaran baru perkuliahan sekaligus bertepatan dengan hari jadi ke-10, Gojek memberikan beasiswa kuliah D3 bagi anak mitra driver.

BACA JUGA :  Gus Muhdlor Pastikan Supermarket di Sidoarjo Tak Jual Mamin Kadaluarsa Jelang Lebaran Idul Fitri

VP Regional Operations Gojek Gede Manggala mengungkapkan, Beasiswa Gojek merupakan bentuk apresiasi dari Gojek kepada mitra driver yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kejujuran selama 10 tahun mengaspal. Pemberian beasiswa ini sekaligus merupakan bagian dari program Gojek Swadaya yang ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga mitra driver.

“Pemberian Beasiswa Gojek juga berangkat dari aspirasi mitra driver yang ingin memperoleh pendidikan tinggi bagi diri sendiri ataupun anak mereka, serta dapat segera bekerja di bidang yang diminati, namun terhalang keterbatasan ekonomi,” imbuhnya.

Ditambahkan, Gojek memilih jenjang D3 Politeknik karena berorientasi kepada praktik kerja. Diharapkan, para penerima beasiswa dapat segera terserap sebagai tenaga kerja yang berkualitas dan tepat guna.

Meski baru diadakan pertama kali untuk jenjang pendidikan tinggi, program beasiswa ini mengundang antusiasme tinggi dari mitra driver sejak awal diumumkan pada awal bulan Maret 2020. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 5.000 orang. Setelah proses pendaftaran dan seleksi, akhirnya ditemukan 10 mahasiswa terpilih.

Dr. Zainal Arief selaku Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Indonesia (FDPNI) yang juga Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyampaikan antusiasmenya terhadap program ini.

“Kami menyambut baik program Beasiswa Gojek ini sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia yang siap kerja. Sudah menjadi fokus politeknik untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan yang lengkap, baik dari segi teori maupun praktik, sehingga tenaga kerja lulusan politeknik dikenal cepat diserap oleh industri.”

Menurutnya, program Beasiswa Gojek ini secara tidak langsung sudah mendorong semakin banyak lulusan politeknik yang siap untuk menggerakkan roda ekonomi Indonesia. Dia berharap program beasiswa Gojek ini terus berlanjut kedepannya.

Pada program beasiswa ini, Gojek bekerja sama dengan politeknik unggulan di masing-masing kota besar di Indonesia seperti : Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan Politeknik Negeri Ujung Pandang.

M. Arya Putra Pratama, salah satu penerima Beasiswa Gojek yang berhasil diterima sebagai mahasiswa D3 Teknik Informatika di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) mengatakan, dirinya sangat senang dapat mewujudkan cita-cita untuk kuliah setelah tertunda setahun lalu. Mengikuti pesan Ayah untuk tidak mudah putus asa dan terus belajar membuat saya fokus mengejar masa depan. Diluar itu, dukungan dan doa kedua ortu tentunya yang membuat hal ini dapat terwujud.

Ayahnya, Bandriya merupakan salah satu mitra driver GoCar Surabaya yang telah bergabung dalam ekosistem sejak tahun 2017, bapak tiga  anak ini mengaku ini merupakan kali kedua hidupnya terbantu Gojek.

“Pertama saya merasa sangat terbantu oleh Gojek saat tiga tahun lalu kena PHK. Uang yang benar-benar tersisa sedikit saya pakai untuk beli mobil, untuk kemudian bergabung menjadi mitra GoCar. Hidup saya sangat membaik semenjak itu. Tidak menyangka saya seperti diberi kesempatan satu kali lagi untuk meningkatkan taraf hidup keluarga, kali ini lewat Beasiswa Gojek yang berhasil didapatkan oleh anak saya. Alhamdulillah,” ujar Bandriya. (bro