Asyik, Buruh Dengan Gaji Dibawah Rp 3,5 Juta Bakal Dapat BLT Rp 1 Juta

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan, pemerintah sedang mempersiapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji untuk pekerja formal di sektor non-esensial dan non-kritikal di wilayah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

BACA JUGA :  Polisi dan Petugas Taman Nasional Baluran Gagalkan Pencurian Kayu

PPKM Level 4 diterapkan di seluruh daerah yang sebelumnya melakukan PPKM Darurat. Total ada 124 kabupaten/kota di Jawa dan Bali yang ikut dalam pembatasan kali ini.

Sekitar 8 juta pekerja yang bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan, akan diberikan bantuan sebesar Rp500 ribu per bulan untuk dua bulan, dan akna dicairkan sekaligus.

“Kami mengusulkan memberi subsisi upah kepada para pekerja yang terdampak. Ini merupakan respon terhadap penurunan aktivitas masyarakat,” kata Ida Fauziyah dalam keterangannya, Rabu (21/7).

Calon penerima yang berhak menerima BLT tersebut adalah WNI dan penerima upah yang merupakan anggota dari BPJS Ketenagakerjaan sampai Juni 2021.

Calon penerima kemudian adalah pekerja di daerah PPKM Level 4 dan merupakan pekerja di sektor terdampak, yakni sektor industri, barang konsumsi, barang jasa terkecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate.

Ida menyebut, Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara (BUMN) akan menyalurkan bantuan tersebut langsung ke rekening penerima bantuan.

Dijelaskan pula bahwa data calon penerima akan bersumber dari BPJS Ketenagakerjaan (per 30 Juni 2021), karena dinilai data merupakan yang paling lengkap dan valid untuk penyaluran BLT.

“Hanya peserta yang terdaftar dan memenuhi persyaratan yang akan menerima. Kami mengimbau para pekerja untuk segera menyerahkan nomor rekeningnya kepada perusahaan untuk diteruskan kepada BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (ris)