Arteria Dahlan: Omnibuslaw Jalan Patas Kurangi Pengangguran

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Arteria Dahlan dalam seminar nasional yang diselenggarakan DPC Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Gresik.

KLIKJATIM.Com | Gresik – Undang-Undang Omnibuslaw Ciptakerja yang menjadi polemik sampai saat ini terutama di kalangan Buruh, mendapat tanggapan dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan.

BACA JUGA :  Update Covid Gresik, Hari Ini Sembuh 40 Orang, Pemkab Perbanyak Testing

Dalam seminar nasional bertema “Industrialisasi Dalam Menekan Angka Pengangguran di Kabupaten Gresik” yang diselenggarakan DPC Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Gresik, Arteria mengatakan, hambatan utama investasi di Indonesia adalah masalah korupsi, kemudian masalah birokrasi yang panjang rumit yang berdampak pada lamanya perizinan.

“Ujungnya masalah pengangguran tinggi karena lapangan kerja minim. Padahal angkatan kerja kita terus bertambah setiap tahunnya,” ujarnya pada Minggu malam (22/11/2020).

Masalah korupsi laten, lanjut Arteria, karena berbelitnya birokrasi dan perizinan menyebabkan investor lebih memilih negara lain yang lebih ramah investasi. “Kita kalah dengan Vietnam, Thailand dan negara Asia tenggara lain, mereka lebih du berbenah dan melakukan deregulasi,” ucapnya.

Oleh karena itu, pemerintah bersama DPR RI memikirkan cara agar regulasi bisa terintegrasi dan lebih sederhana tanpa mengurangi perlindungan terhadap lingkungan dan stakeholder buruh. Tak kurang dari 74 Undang-undang yang disederhanakan dalam Omnibuslaw. “Omnibuslaw hadir dalam rangka memutus praktik gelap perizinan, yang menyusahkan pengusaha karena banyaknya meja yang harus dilalui,” terangnya.

Pembicara lain, Dr. Soetanto Soepiadhy, S.H., M.H., (Dosen Untag) menuturkan, konstruksi hukum untuk mengatasi pengangguran yang tiap tahun masih ada dan cenderung tidak berkurang adalah “Legal Reform”. “Semangatnya adalah Legal Reform, karena untuk memecah kebuntuan status quo diperlukan kebijakan yang berani,” ujarnya.

Dalam seminar yang bertempat di Hotel Pesonna tersebut, selain menghadirkan pemateri Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H., juga ada Andi Firasadi, S.H., M.H., dan Dr. Soetanto Soepiadhy, S.H., M.H., (Dosen Untag) dengan moderator Roni H Mustamu. (hen)