APBD Jember 2021 Direncanakan Rp4,4 Triliun Lebih

Reporter : Abdus Syukur - klikjatim.com

Pada rapat paripurna itu, Bupati Jember, H. Hendy Siswanto membacakan nota pengantar rancangan peraturan daerah tentang APBD Kabupaten Jember tahun 2021 dihadapan 37 anggota dewan yang hadir.
Penyampaian nota pengantar RAPBD tahun anggaran 2021 merupakan salah satu rangkaian dari mekanisme penyusunan APBD setelah penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran (PPA) sama-sama telah disepakati beberapa jam sebelumnya.
“Anggaran belanja daerah pada tahun 2021 direncanakan sebesar Rp4,448,913,000,000 (empat triliun empat ratus empat puluh delapan miliar sembilan ratus tiga belas juta),” kata Bupati Hendy.
Dalam membacakan nota pengantarnya, Bupati Jember menyampaikan rencana pendapatan daerah pada RAPBD tahun 2021 mengalami peningkatan dari pos PAD.
Angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada RAPBD tahun 2021 direncanakan mengalami kenaikan sebesar 1,01 persen bila dibandingkan dengan target penerimaan tahun 2020.
“Kenaikan berasal dari empat komponen pembentukan PAD, yang meliputi pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah,” ungkapnya.
Ia menuturkan, bahwa pendapatan transfer pada RAPBD tahun 2021 direncanakan senilai Rp2,789,272,000,000 (dua triliun tujuh ratus delapan puluh sembilan miliar dua ratus tujuh puluh dua juta).
“Klasifikasi belanja untuk APBD tahun 2021 berbeda dengan belanja tahun 2020,” kata dia.
Sementara, untuk tahun anggaran 2021 menurut Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, belanja daerah terdiri dari belanja operasi (belanja pegawai belanja barang jasa, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah dan belanja bantuan sosial), belanja modal, belanja tidak terduga dan biaya transfer. (bro)