Antisipasi Banjir, Pemkot Surabaya Terus Lakukan Pengerukan

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) serta Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) melakukan bersih-bersih sampah

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Dalam tiga hari terakhir ini Kota Surabaya di guyur hujan di beberapa titik. Mengantisipasi masuknya musim hujan kali ini, Pemerintah Kota Surabaya terus melakukan pengerukan sampah dan normalisasi saluran air.

[irp]

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) serta Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) melakukan bersih-bersih sampah sekaligus normalisasi saluran di Jalan Raya Kupang Baru Surabaya, Selasa (27/10/2020).

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menjelaskan, setiap hari Pemkot Surabaya rutin melakukan pembersihan terhadap saluran-saluran yang memang dipersiapkan menghadapi musim penghujan.

“Pagi tadi ibu wali kota meninjau sendiri terkait pembersihan di daerah Kupang Indah. Disana terdapat beberapa saluran yang memang sedimennya cukup tinggi, padahal itu beberapa bulan yang lalu sudah kami laksanakan pengerukan,” kata Febri.

Febri juga mengatakan, Pada bersih-bersih kali ini, pihaknya mendapati banyak sampah di sungai. Ia pun cukup menyayangkan hal itu. Sebab, aliran sungai di sana sudah terpasang rumah pompa untuk menarik air.

“Kalau seandainya (pompa) banyak tertutup oleh sampah ini kan akhirnya akan mengurangi laju kecepatan air. Nah, itu nanti akan berpengaruh pada jumlah debit air di kawasan tersebut,” tambahnya.

Dijelaskan, Pemkot Surabaya memastikan akan membersihkan sepanjang aliran sungai itu hingga menuju Simo Hilir. Baik menggunakan alat berat maupun tenaga Satgas. Pemkot Surabaya telah melakukan pemetaan-pemetaan kawasan yang menjadi prioritas normalisasi saluran. Tentunya kawasan prioritas itu jika terjadi hujan deras, debit air diprediksi akan tinggi.

“Jadi ada wilayah-wilayah yang diprioritaskan untuk dilakukan normalisasi juga penambahan kapasitas debit pompa,” pungkasnya. (bro)