Angkutan Shuttle Bawean Cuma Gratis Satu Bulan

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat launching kendaraan Bawean

KLIKJATIM.Com | Gresik — Angkutan perintis pulau Bawean baru saja diresmikan Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Rabu (8/6/2021). Dua unit Minibus (ELF) DAMRI yang melayani rute sepanjang jalan lingkar Bawean Sangkapura -Tambak itu diproyeksikan gratis untuk warga kurang mampu dan pelajar.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan menuturkan, ada dua program dalam nawa karsa seratus hari kerja Bupati Fandi Ahmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah yang  digratiskan.

“Ada angkutan penyeberangan perahu yang bisa menampung 20 orang, ke Gili Noko nanti BBM-nya disubsidi Dishub selama 30 hari, sedangkan angkuta shuttle setiap hari masing-masing kendaraan satu trip berarti dua trip dua kendaraan selama 30 hari (subsidinya),” tutur Nanang.

Mengenai tempo subsidi yang hanya berlaku satu bulan, Nanang menjelaskan hal itu tak lepas dari ketersediaan anggaran di Dishub.
Namun kemungkinan di tahun anggaran kedepan akan disusulkan lagi.

“Kalau kebijakan beliau (Bupati) di Apresiasi dan didukung ya siap aja nanti,” tutur Nanang.

Setelah masa subsidi usai, tarif akan berlaku normal. Namun Nanang mengaku akan mengusulkan angkutan DAMRI ke Dirjend Perhubungan Darat untuk mendapatkan uang subsidi angkutan perintis. Selain itu, sebelumnya Tim Bupati mengusulkan kepada Dinas Perhubungan untuk memberikan subsidi tiket penyeberangan ke Bawean bagi warga kurang mampu dan pelajar, namu hal itu urung terealisasi karena minimnya anggaran.

“Kalau jadi perintis akan ada subsidinya dari sana masyarakat hanya membayar setengahnya. Kalau normal kan 1000 per kilometer, kalau dapat subsidi Ditjend Perhubungan Darat kan masyarakat hanya membayar 500 per Kilometer,” urainya.

Sebenarnya program penyeberangan gratis ke Gili Noko diplot terlaksana pada 33 hari pertama. Sedangkan subsidi angkutan shuttle direncanakan dilaksanakan pada 33 hari ketiga dalam 100 hari kerja Bupati. Namun kedua program tersebut baru terlaksana sekarang lantaran Bupati Gresik baru punya waktu meresmikan kemarin.

“Sebenarnya sudah mau saya launching namun karena kesibukan waktu Pak Bupati baru bisa besok (08/06/2021),” ungkap Nanang. (bro)